Berita

Anggota DPRD Konawe Kristian Harap APRI Jadi Solusi Penambang Lokal

Muarasultra.com, KONAWE – Anggota DPRD Konawe, Kristian Tandabioh, SH., M.AP., berharap kehadiran Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Konawe dapat membantu memfasilitasi legalisasi aktivitas pertambangan rakyat di daerah tersebut, sekaligus mendorong kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Hal itu disampaikannya pada kegiatan pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) APRI Kabupaten Konawe yang digelar di Aula Hotel Al-Ghisan, Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Jumat (24/4/2026). Kehadiran Kristian Tandabioh dalam kegiatan tersebut sekaligus mewakili DPRD Kabupaten Konawe.

Dalam sambutannya, Kristian mengatakan kehadiran APRI diharapkan menjadi solusi bagi penambang pasir di Sulawesi Tenggara, khususnya melalui penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Menurutnya, langkah itu penting agar aktivitas tambang rakyat memiliki legalitas yang jelas.

Anggota DPRD Konawe, Kristian Tandabio.

“Dengan adanya APRI, kami berharap tambang pasir rakyat bisa dilegalkan melalui IPR sehingga masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan sesuai aturan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sebagian besar penambang pasir di Kabupaten Konawe saat ini belum memiliki izin usaha pertambangan (IUP). Kondisi tersebut, katanya, membuat pemerintah daerah kesulitan menarik Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor tersebut.

“Kalau dasarnya tidak ada izin, tentu pemerintah tidak bisa memungut PAD. Karena itu kami bersyukur hadirnya APRI dapat membantu legalisasi tambang pasir, sehingga daerah juga bisa memperoleh pemasukan,” ungkapnya.

Kristian menegaskan, DPRD Konawe mendukung penuh keberadaan APRI di Kabupaten Konawe. Menurutnya, sektor tambang pasir memiliki peran penting bagi ekonomi masyarakat dan kebutuhan pembangunan daerah.

“Kami mendukung penuh APRI, karena ini menyangkut penghasilan masyarakat dan kebutuhan pembangunan. Mustahil pembangunan berjalan tanpa pasir, jadi solusinya bukan ditutup, tetapi ditata dan dilegalkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, lahirnya APRI di Kabupaten Konawe tidak terlepas dari dorongan DPRD Konawe melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar beberapa waktu lalu.

Kristian berharap kehadiran APRI di Konawe dapat menjadi contoh bagi daerah lain serta segera bergerak membantu melegalkan dan menertibkan tambang pasir yang ada.

“Mudah-mudahan APRI cepat bertindak agar tambang pasir di Konawe tertib, legal, dan pemerintah daerah bisa mendapatkan PAD,” pungkasnya.*

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Status Tambang Dipertanyakan, PT NPM Bososi Tak Terdaftar di MODI ESDM dan Diduga Abaikan Proses Perselisihan Buruh

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Polemik ketenagakerjaan yang melibatkan PT Natural Persada Mandiri (PT NPM) Site…

21 jam ago

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kelurahan Tuoy Unaaha Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

1 hari ago

Pamit dalam Pengabdian: Jejak AKBP Noer Alam di Konawe, Dari Menjaga Kamtibmas Hingga Menyatukan Konflik Sosial

Muarasultra.com, KONAWE – Setiap pertemuan pada akhirnya akan berujung pada perpisahan. Namun, ada perpisahan yang…

1 hari ago

Tingkatkan Integritas ASN, Kantah Konawe Ikuti Sosialisasi Pencegahan Judi dan Pinjol Ilegal dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Muarasultra.com, KONAWE – Seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan…

1 hari ago

Dorong Percepatan Program Strategis Nasional dan Pelayanan, Kantah Konawe Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KONAWE — Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memacu percepatan pelaksanaan program strategis dan…

1 hari ago

Peringatan Disnaker Tak Digubris? FKSPN Seret PT NPM Site Bososi ke Meja RDP

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Dewan Pimpinan Daerah Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (DPD FKSPN) Kabupaten…

2 hari ago