Adventorial

Anggaran 18 Miliar Hanya Untuk Aspal Tambal Sulam di Abuki, Dugaan Korupsi Berjamaah Mencuat

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek pengaspalan jalan poros Mataiwoi-Abuki yang menelan anggaran kurang lebih Rp 18 miliyar dengan panjang 4.5 kilometer dari Desa Arubia Jaya hingga di Desa Epeea, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terus menuai sorotan warga.

Proyek pengaspalan yang dikerjakan oleh PT. Elfatih Arsa Putra (EAP) terus menuai sorotan serta kecaman dari masyarakat khususnya di wilayah Abuki dan sekitarnya akibat aspal yang sudah mulai mengalami kerusakan.

Sedikitnya puluhan titik aspal retak, lubang dan bergelombang dikeluhkan oleh masyarakat. Padahal anggaran yang digelontorkan untuk peningkatan jalan ini tidak main-main, sekitar 18 Miliar.

Tak ayal sejumlah warga menduga pihak penyedia jasa dalam hal ini PT Elfatih Arsa Putra dan Dinas SDA Bina Marga Provinsi Sultra terlibat korupsi berjamaah.

Menanggapi hal itu, Erick Tadjuddin selaku anggota Asosiasi Teknik Konstruksi Indonesia (Astekindo) menyayangkan hal tersebut. Kata dia, seharusnya kegiatan perekonomian sangat didukung dengan tersedianya prasarana jalan.

Olehnya itu, jalan yang baik adalah untuk memperlancar hubungan antara berbagai daerah. Sebaliknya, jalan yang rusak pastinya akan menghambat kegiatan ekonomi dan bisa menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

“Kerusakan jalan memang menjadi salah satu masalah di Indonesia yang seringkali terjadi terutama di jalan-jalan dengan volume lalu lintas yang padat,” ujar Erick, kepada media ini Senin (22/4/2024).

Pekerjaan Aspal yang rusak di berbagai titik pada pekerjaan proyek jalan Mataiwoi-Abuki berdasarkan pendalaman teknis terjadi Distorsi atau perubahan bentuk pada perkerasan jalan aspal.

Bisa terjadi dikarenakan tanah dasar yang lemah dan pemadatan yang kurang optimal di lapisan pondasi.

“Distorsi yang terjadi pada jalan aspal bisa berupa amblas, jembul, keriting dan alur,” kata dia.

Tentunya dari kajian teknis tersebut, harus ada hasil kajian serta pengujian Lab secara maksimal.

Diketahui, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. Ir. Pahri Yamsul, M.T, mengakui kualitas aspal pada titik kerusakan yang telah digaris-garis, kualitasnya kurang bagus.

Pahri menyebut, ada beberapa faktor penyebab yang mempengaruhi kualitas aspal tersebut di beberapa titik yakni pada saat penumpahan ada sisa aspal yang mutunya kurang bagus tapi masih dipakai oleh rekanan.

Faktor lainnya, kata dia, kemungkinan disebebkan jalannya yang sudah mulai aus, sehingga ada beberapa titik yang memang harus ditingkatkan kualitas aspalnya lagi.

“Kalau kualitas aspalnya sudah memenuhi spek dan sudah melalui hasil laboratourium yang sudah diakui oleh regulasi,” kata Pahri, panggilan akrabnya.

Selaku KPA pada proyek tersebut, Pahri bilang telah melakukan monitoring di lokasi tersebut. Hasil indentifikasi mereka diketahui bahwa tingkat kerusakan pada pekerjaan tersebut hanya sekitar 0.3 persen.

“Tingkat kerusakan sedikit sekali, presentasenya sedikit. Sehingga ruas jalan yang sudah digaris-garis adalah hasil analisis teknis kami yang akan diperbaiki kembali karena memang itu yang mengalami sedikit kerusakan,” tutur Pahri Yamsul, yang di hubungi media ini melalui telepon selulernya Rabu (17/4/2024) lalu.

Laporan: Redaksi

admin

Recent Posts

Legislator Senayan Ridwan Bae Kritik Gubernur Sultra ASR Jarang Turun ke Masyarakat ‎

Muarasultra.com, KENDARI - Anggota DPR RI, Ridwan Bae, melontarkan kritik kepada Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra),…

17 menit ago

Senggol Ridwan Bae di Tiktok, Kadis Pariwisata Sultra Nyaris Diamuk Massa Dikantornya

Muarasultra.com, KENDARI - Kadis Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd, MM., nyaris…

3 jam ago

Polres Konawe Utara Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Gelorakan Semangat Pelayanan Masyarakat

Muarasultra.com, Konawe Utara — Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara gelar upacara bendera dalam rangka memperingati…

5 jam ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polres Konawe Kobarkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Muarasultra.com, KONAWE – Polres Konawe menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di…

5 jam ago

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Muarasultra.com, Jakarta - Tanah wakaf yang umumnya digunakan untuk kepentingan ibadah, pendidikan, serta kegiatan sosial…

7 jam ago

Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Muarasultra.com, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan perluasan pendaftaran tanah…

7 jam ago