Berita

Aktivitas PT WIL di Kolaka Cemari Lingkungan, Lembaga Masyarakat Matawolo Desak Penutupan Perusahaan

Muarasultra.com, KOLAKA – Lembaga Masyarakat Lingkar Tambang (MATAWOLO) mendesak pemerintah untuk segera menutup aktivitas tambang PT Waja Inti Lestari (PT WIL) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Desakan ini muncul karena kekhawatiran masyarakat terhadap kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas tambang.

Pencemaran Laut dan Ancaman terhadap Nelayan

MATAWOLO menemukan indikasi bahwa material tambang terbawa air hujan ke laut, mencemari perairan yang menjadi sumber penghidupan nelayan. Limpasan material tambang yang mengandung logam berat diduga mencemari ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan hidup nelayan di sekitar wilayah operasi tambang.

MATAWOLO menuntut tiga langkah tegas:

1. Pemerintah diminta segera meninjau ulang AMDAL PT Waja Inti Lestari.
2. Menghentikan sementara seluruh kegiatan pertambangan hingga dilakukan sosialisasi rekayasa penanganan lingkungan yang transparan di wilayah terdampak.
3. PT Waja Inti Lestari wajib memberikan perhatian serius terhadap lingkungan dan memastikan aktivitas tambangnya tidak merusak ekosistem laut.

Pentingnya Keberlanjutan Ekosistem

Ketua Umum MATAWOLO, Fasil Wahyudi, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem untuk kepentingan masyarakat sekitar, khususnya nelayan. Ia menyatakan bahwa mereka tidak menolak keberadaan tambang, tetapi aktivitasnya harus memperhatikan keberlanjutan ekosistem.

Tanggapan PT WIL

Media ini telah berusaha mengkonfirmasi ke beberapa penanggung jawab PT WIL, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan. Salah satu penanggung jawab yang dihubungi via pesan WhatsApp mengatakan pihaknya tak lagi di manajemen PT WIL.

MATAWOLO berharap agar pemerintah dan PT Waja Inti Lestari segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah lingkungan, mencegah pencemaran lebih lanjut, dan memastikan kesejahteraan masyarakat yang terdampak.(**)

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

‎Kasus Suap Eks Ketua Ombudsman dan PT Toshida Indonesia Masuk Tahap II, Kejari Periksa 38 Saksi

‎Muarasultra.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menyerahkan eks Ketua Ombudsman, Hery Susanto (HS), beserta…

43 menit ago

Polres Konawe Utara Ungkap Kasus Peredaran Narkoba 11 Tersangka Diamankan, Total Barang Bukti Capai 221,29 Gram

‎Muarasultra.com, Konawe Utara – Polres Konawe Utara menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Konawe Utara,…

13 jam ago

Tangis Bahagia Korban Curanmor Pecah Saat Kapolres Konawe Utara Kembalikan Kendaraannya

‎Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Momen haru mewarnai kegiatan konferensi pers pengungkapan hasil Operasi Pekat Anoa…

14 jam ago

Kapolres Konut AKBP Rico Fernanda Sampaikan Hasil Operasi Pekat Anoa 2026

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Utara berhasil mengungkap sejumlah tindak pidana dalam…

14 jam ago

Kerja Nyata Ridwan Bae, Kawal Program BSPS Hingga Turun ke Sultra, 10.000 KK Segera Tempati Rumah Lebih Layak

‎Muarasultra.com, Kendari – Kabar baik datang bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya mereka yang selama…

17 jam ago

Putusan MA Menangkan Ahli Waris, Pemprov Sultra Didesak Cabut Plang Aset di Poasia Kendari

Muarasultra.com, Kendari - Ahli waris Alm. Ambe Nuri meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara segera…

17 jam ago