Berita

Aiptu Dr. Edison: Menjaga Negeri dengan Seragam, Mencerdaskan Bangsa dengan Pena

Muarasultra.com, KONAWE – Pemandangan berbeda terlihat di koridor Kantor Polres Konawe, tepatnya di ruang Seksi Hukum (Sikum), pada Selasa (3/3/2026) pagi.

Sejumlah mahasiswa dari Universitas Lakidende (Unilaki) tampak menunggu dengan membawa berkas proposal skripsi. Kehadiran mereka bukan untuk melaporkan perkara hukum, melainkan untuk menunaikan kewajiban akademik: bimbingan proposal bersama dosen praktisi mereka, Aiptu Dr. Edison, SH., MH., C.L.A.

Langkah ini menjadi manifestasi nyata implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Polri. Di balik seragam cokelat dengan pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), tersimpan kapasitas intelektual seorang doktor yang berasal dari latar belakang pedesaan.

Sosok Aiptu Dr. Edison membuktikan bahwa dedikasi sebagai seorang bintara Polri tidak membatasi ruang untuk meraih capaian tertinggi dalam dunia pendidikan. Ia menunjukkan bahwa pengabdian dan pendidikan dapat berjalan beriringan.

Mendekatkan Kampus dengan Realitas Korps Bhayangkara

Keputusannya memindahkan ruang bimbingan dari kampus ke kantor polisi bukan tanpa alasan. Ia ingin memperkenalkan wajah Polri yang humanis, profesional, dan terbuka secara langsung kepada para mahasiswa.

Melalui interaksi tersebut, mahasiswa tidak hanya berdiskusi tentang metodologi penelitian, tetapi juga menyaksikan langsung dinamika pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Saya ingin mahasiswa melihat bahwa Polri adalah institusi yang terbuka dan profesional. Pangkat Aiptu yang saya sandang adalah kebanggaan sebagai abdi negara, sementara gelar doktor adalah tanggung jawab moral untuk mencerdaskan bangsa. Di kantor ini, dua dunia itu bertemu,” ujar Aiptu Dr. Edison.

Kehadiran seorang bintara tinggi dengan gelar doktor di lingkungan Unilaki menjadi anomali yang inspiratif. Sebagai dosen praktisi, ia menghadirkan perspektif unik—memadukan ketegasan khas kepolisian dengan ketajaman analisis seorang akademisi.

Dengan pena di tangan dan lencana di dada, Aiptu Dr. Edison tengah meruntuhkan sekat antara aparat dan akademisi. Ia menunjukkan bahwa profesionalisme anggota Polri masa kini tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga keamanan, tetapi juga dari kapasitas beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Di ruang sederhana Kantor Sikum itulah, sejarah kecil sedang ditulis—bahwa seorang abdi negara dapat menjadi pelindung masyarakat sekaligus pelita bagi masa depan intelektual bangsa.

Laporan : Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

Barcode BBM Subsidi Warga Konawe Diduga Dibobol, 80 Liter Tercatat di SPBU 7493606

Muarasultra.com, KONAWE - Salah seorang warga Konawe bernama Puspa mengeluhkan Barcode kendaraan miliknya telah digunakan…

1 hari ago

Bintang Timur FC Mundur dari Turnamen Sampara Raya Cup I, Panitia Dinilai Tabrak Regulasi

Muarasultra.com, KONAWE - Belum sepekan bergulir, turnamen sepak bola Sampara Raya Cup I di Kabupaten…

1 hari ago

Percepat Legalisasi Aset Keagamaan, Kantah dan Kemenag Konawe Perkuat Koordinasi Sertipikasi Tanah Wakaf ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe memperkuat komitmennya dalam mempercepat legalisasi aset-aset keagamaan…

2 hari ago

Perkuat Manajemen Talenta, 15 Pegawai Kantor Konawe Ikuti Seleksi Jabatan Pengawas Kanwil BPN Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KENDARI – Sebanyak 15 pegawai Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe mengikuti Ujian Seleksi Kelompok…

2 hari ago

Bersama Kantah Konawe, Sekda Pimpin Rakor Lintas Sektor Penanganan Sengketa Lahan Transmigrasi ‎

Muarasultra.com, KONAWE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe bersama Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe dan aparat…

2 hari ago

Momentum Hari Santri, Kantah Konawe dan Kemenag Konawe Serahkan 32 Sertifikat Wakaf Masjid dan Pesantren

Muarasultra.com, KONAWE – Momentum Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi langkah nyata dalam mengamankan…

2 hari ago