Ibunda Yuda dan Riki, ikhlas merelakan kedua anaknya dimakamkan di Yahukimo, Papua.
Muarasultra.com, KENDARI – Yuda Lesmana dan Riki Rahmat, kakak beradik warga desa Puday, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara korban kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) akan dimakamkan hari ini di kecamatan Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.
Keduanya akan dimakamkan bersama jenazah lain yang tidak sempat dijemput oleh keluarganya.
Dikonfirmasi melalui saluran telekomunikasi, Camat Wonggeduku Barat, Tira Liambo membenarkan bahwa Yuda dan Riki akan dimakamkan hari ini di Papua.
“Hari ini penyerahan kepada perwakilan keluarga di sana dan akan langsung dimakamkan bersama jenazah lain,” ujar Tira Liambo, Senin (14/4/2025).
Kata Tira, tadi malam ia bersama keluarga besar korban telah melakukan pertemuan dan semua telah iklas untuk merelakan Yuda dan Riki dimakamkan di tempat perantauan.
“Tadi malam kami sudah lakukan pertemuan dan semua telah Ikhlas dan ridho, dua anak kami dimakamkan di Papua. Saya sampaikan satu dua tahun kalau ada rejeki bisa dipindahkan kuburannya,” ungkap Tira Liambo tegar.
Lanjutnya, saat ini ia bersama keluarga didampingi Kapolsek Wonggeduku IPTU Edi Rambulangi masih menyaksikan siaran langsung proses penyerahan jenazah kepada perwakilan keluarga di Yahukimo Papua.
Sebelumnya, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan 11 jenazah pendulang emas yang menjadi korban pembunuhan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan sudah bisa dibawa pulang oleh keluarga masing-masing.
Hal ini disampaikannya dalam sesi konferensi pers, di Mako Polres Yahukimo, Moruku, Kec. Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua. Minggu (13/4/2025).
Dalam keterangan resminya, bahwa Polres Yahukimo akan menyiapkan berita acara penerimaan jenazah yang selanjutnya wajib ditandatangani oleh pihak keluarga korban ataupun perwakilan keluarga.
“Apabila berita acara tersebut telah ditandatangani, maka jenazah bisa langsung dibawa. Kami sudah siapkan peti jenazah, silahkan,” ujar Kombes Pol Yusuf.
Lanjutnya, bahwa jenazah korban KKB yang tidak dijemput oleh keluarganya maka akan dikebumikan besok. Hal ini dilakukan sebab kondisi jenazah semakin hari semakin rusak atau dekomposisi (pembusukan).
“Kalau tidak ada keluarga yang mengambil jenazah ini, besok wajib kami kebumikan,” jelasnya.
Kata dia, kondisi dekomposisi jenazah membahayakan kesehatan pasien dan warga yang sedang berada di rumah sakit, sehingga besok jenazah yang tidak dijemput akan dikebumikan.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, KONAWE – Kondisi Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Konawe saat ini memprihatinkan…
Muarasultra.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),…
Muarasultra.com, Kendari – Tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan penganiayaan yang…
Muarasultra.com, KENDARI – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara…
Muarasultra.com, KONAWE - Sejumlah minimarket di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara kompak menutup gerai. …
Muarasultra.com, KONAWE – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Abuki dengan Akreditasi Paripurna (A) menggelar…