Berita

Waspada Fedofil, Seorang Anak di Konawe Jadi Korban

Muarasultra.com, Konawe – Kabupaten Konawe darurat predator anak atau fedofil. Pedofil merupakan sebutan untuk orang yang memiliki ketertarikan atau nafsu seksual terhadap anak-anak atau remaja di bawah usia 13 tahun. Sebagian besar pedofil adalah pria, tetapi wanita juga bisa mengalami gangguan seksual ini.

Setelah kemarin, seorang anak umur 4 tahun di Kecamatan Unaaha jadi korban pencabulan, terkini, Seorang anak dibawah umur sebut saja bunga, warga Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe juga diduga menjadi korban pencabulan.

Ibu korban saat membawa anaknya visum di RS Bhayangkara Kendari, menemukan karet didalam alat vital.

Kejadian itu diketahui setelah Ibu korban inisial NR (34) mempublish kejanggalan terhadap hasil visum anaknya di media sosial.

Saat di konfirmasi, NR mengatakan kasus tersebut telah dilaporkan ke kepolisian, saat ini para terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan.

“Sudah saya laporkan ke polisi. Saya menduga pelakunya adalah keluarga sendiri,” ucap NR kepada media ini, Selasa (4/2/2025).

NR menceritakan, kecurigaan itu bermula ketika anaknya mengalami pendarahan dan kemudian dia membawa ke rumah sakit untuk melakukan visum.

“Pada saat kami saksikan visum, dia muncul gumpalan darah. Kakaku pas dia periksa ada darah bercampur karet. Seperti karet ikat rambut yang kecil,” beber Ibu korban.

Maka dari itu NR menduga kuat jika anaknya sudah sering dicabuli. Ia berharap kepada kepoliasan agar menuntaskan kasus tersebut.

“Saya harap polisi dapat menuntaskan kasus ini, karena seorang ibu mana yang tega melihat anaknya dilakukan seperti ini sehingga menghancurkan masa depannya,” harap NR sambil mengeluarkan air mata.

Terpisah Kasat reskrim Polres Konawe AKP Abdul Azis Husain Lubis melalui Kanit PPA Polres Konawe IPDA Ni Kade Karmiati membenarkan perihal laporan tersebut.

Ia menyebutkan saat ini pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi, korban dan pelapor (Ibu korban).

“Kasus ini masih dalam penyelidikan Pak, dalam waktu dekat kami akan melakukan gelar perkara untuk selanjutnya ditingkatkan dalam tahap penyidikan (Penetapan Tersangka),” jelasnya. Rabu (5/2/2025).

Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Polres Konawe Utara Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Gelorakan Semangat Pelayanan Masyarakat

Muarasultra.com, Konawe Utara — Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara gelar upacara bendera dalam rangka memperingati…

1 jam ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Polres Konawe Kobarkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme

Muarasultra.com, KONAWE – Polres Konawe menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di…

2 jam ago

Kementerian ATR/BPN Sertipikasi Lebih dari 50 Ribu Tanah Wakaf dalam Periode Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Muarasultra.com, Jakarta - Tanah wakaf yang umumnya digunakan untuk kepentingan ibadah, pendidikan, serta kegiatan sosial…

4 jam ago

Kementerian ATR/BPN Targetkan Pendaftaran Tanah 4,8 Juta Hektare Melalui ILASPP

Muarasultra.com, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan perluasan pendaftaran tanah…

4 jam ago

UU Pengaturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan

Muarasultra.com, Jakarta - Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur…

4 jam ago

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Muarasultra.com, Jakarta - Memastikan batas tanah secara jelas merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan…

4 jam ago