Kepala SPPG Tongauna, Dendi Agusriyadi. (figursultra.com)
Muarasultra.com, KONAWE – Polemik MBG berjamur di kecamatan Tongauna dan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe yang diberikan kepada siswa dan anak-anak terus menuai sorotan.
Korwil SPPG Kabupaten Konawe Novri Al Ikmansyah bahkan secara tegas mengatakan atas kesalahan ini, dapur SPPG Tongauna akan ditutup.
Novry menyebut insiden ini merupakan kelalaian Mitra, SPPG sama ahli gizi.
“Mereka ambil roti malam kamis untuk hari sabtu, nyatalah berjamur, tutup dapurnya itu, tutup dapurnya, sama direktur wilayah 3,” ungkap Novri.
Atas insiden ini, kepala SPPG Kecamatan Tongauna Dendi Agusriyadi meminta maaf. Ia berjanji akan melakukan perbaikan dan evaluasi terhadap pelayanan MBG di kecamatan Tongauna dan Tongauna Utara.
Salah satu warga bernama Sune, mengatakan permintaan maaf kepala SPPG tidak sebanding dengan akibat yang ditimbulkan apabila ada korban.
“Ingin keuntungan besar akhirnya makanan tak layak diberikan ke penerima manfaat, kerjalah yang profesi, jangan hanya mengejar keuntungan saja yang dicari,” ujarnya melalui akun media sosial miliknya.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, Yogyakarta - Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi memasuki babak baru dengan bertransformasi menjadi…
Muarasultra.com, KONAWE — Sejumlah proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten…
Muarasultra.com, Jakarta - Pelaksana tugas atau PLT Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe,…
Muarasultra.com, KONUT – Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan manajemen PT Natural Persada Mandiri (PT…
Muarasultra.com, KONAWE UTARA - Sebuah mobil truk tambang atau DT perusahaan tambang di Konawe Utara…
Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe Utara melaksanakan apel pagi yang…