Advertorial

DPRD Konawe Sidak Pabrik Beras CV KTS, Pastikan Tak Ada Pembangunan Sebelum Izin Lengkap

Muarasultra.com, KONAWE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe melalui Komisi II menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe dan organisasi HAM Sultra. RDP tersebut membahas aktivitas pembangunan pabrik beras milik CV Tani Konawe Sejahtera (TKS) yang berlokasi di Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (20/1/2026).

RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Konawe, Eko Saputra Jaya, SH. Turut hadir sejumlah anggota DPRD Konawe di antaranya Christian Tandabio, Syafrudin, Tam Sati Take, dan Abdul Rahim Lahusi.

Ketua Komisi II DPRD Konawe, Eko Saputra Jaya, saat diwawancarai awak media Muarasultra.com menjelaskan bahwa RDP tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi demonstrasi yang dilakukan oleh organisasi HAM Sultra terkait dugaan pembangunan pabrik beras yang belum mengantongi perizinan secara lengkap.

“Ini sebenarnya RDP kedua. Pada RDP pertama, rekomendasi yang kami keluarkan ternyata belum dilaksanakan,” ujar Eko.

Ia mengungkapkan, CV TKS memang telah mengantongi SPPL (Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup). Namun demikian, perusahaan tersebut belum memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).

Selain itu, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa CV TKS melakukan pembangunan di atas lahan seluas 1,4 hektare. Sesuai regulasi, pembangunan dengan luasan tersebut wajib memiliki dokumen UKL-UPL serta PKKPR.

“PKKPR belum ada, UKL-UPL juga belum. Oleh karena itu, kami meminta agar seluruh aktivitas pembangunan dihentikan sementara sampai seluruh perizinan dilengkapi,” tegasnya.

Meski demikian, Eko menegaskan bahwa secara pribadi maupun kelembagaan, DPRD Konawe sangat mendukung masuknya investasi dan pembangunan di daerah tersebut, termasuk pembangunan pabrik beras CV TKS.

“Jujur, saya sebagai anak petani sangat mendukung keberadaan perusahaan ini. Kita tahu pabrik beras ini akan sangat bermanfaat bagi petani, harga gabah bisa lebih stabil, dan dapat memutus mata rantai monopoli harga oleh tengkulak maupun oknum pengusaha.
Namun, semua itu harus didahului dengan kelengkapan perizinan,” ungkapnya.

Usai dilakukan pengecekan lokasi, DPRD Kabupaten Konawe memastikan tidak terdapat aktivitas pembangunan lanjutan di lokasi pabrik hingga seluruh perizinan CV TKS dinyatakan lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.

Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Polres Konsel Kerahkan Tiga Polsek, Wakapolres Turun Langsung Pastikan Siswa Dapat Penanganan Medis

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan mengerahkan personel dari tiga kepolisian sektor…

35 menit ago

Proyek Banjir Konaweeha Rp12,9 Miliar di Konawe Disorot, Debu Ganggu Warga dan Material Diduga Ilegal, Polisi Diminta Bertindak

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe,…

11 jam ago

Bawa Nama Konawe ke Panggung Regional, King Skate Tampil Gemilang di EIRC 2026

Muarasultra.com, KONAWE - Club sepatu roda Konawe King Skate (KKS) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang…

13 jam ago

Penerangan Jalan Andowia-Wanggudu Raya Disorot Usai Kecelakaan, IPPMAWA Desak Pemkab Konut Buka Dokumen PJU, Kadis DLH Bungkam

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Minimnya penerangan di sepanjang jalan poros Andowia–Wanggudu Raya, Kabupaten Konawe Utara,…

18 jam ago

Upah Lembur dan Sistem Roster Dipersoalkan, Manajemen PT Sifang Mining Site TMS Konawe Utara Disorot, Buruh Ancam Mogok 21 Oktober

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Ratusan pekerja PT Sifang Mining Indonesia yang bertugas di Site TMS/PT…

22 jam ago

Puluhan Siswa SD dan SMA di Konsel Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dilarikan ke Puskesmas

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN – Puluhan siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di…

22 jam ago