Trashrack Bendungan Wawotobi diduga gagal konstruksi.
Muarasultra.com, KONAWE – Proyek pekerjaan Trashrack atau penyaring sampah Bendungan Wawotobi menuai sorotan.
Proyek ini diduga dikerjakan asal-asalan sehingga mengalami gagal konstruksi.
Akibatnya Trashrack atau penyaring sampah Bendungan tidak berfungsi optimal.
Kepala satker BWS Wilayah Sulawesi IV, Agus Karim saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan trashrack Bendungan Wawotobi masih dalam tahap pemeliharaan.
“Ini kan masih pemeliharaan dinda dan akan di benahi,” ujar Agus melalui pesan whatsapp, Rabu (13/5/2026).
Ia menambahkan, trashrack bendungan Wawotobi mengalami kerusakan setelah dihantam kayu besar.
Sehingga struktur penyaring sampah mengalami pergeseran.
“Dihantam kayu besar, dan masih pemeliharaan. Setelah air surut akan dilakukan perbaikan,” kata Agus.
Sementara itu, pak Rano selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) pekerjaan trashrack ini belum bisa dikonfirmasi.
Untuk diketahui, Trashrack pada bendungan berfungsi sebagai saringan sampah (ranting, plastik, kayu) sebelum air masuk ke saluran utama irigasi atau turbin PLTA.
Komponen ini penting untuk mencegah sumbatan, kerusakan turbin/pintu air, serta menjaga aliran air tetap lancar.
Laporan : Nur
Muarasultra.com, KONAWE — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan…
Muarasultra.com, KONAWE – Beredarnya video perkelahian antar pelajar di media sosial menjadi perhatian serius Polsek…
Muarasultra.com, SERAM BAGIAN BARAT - Oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial AK dilaporkan ke Polres…
Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Aktivitas PT Konutara Sejati (KS) di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara,…
Muarasultra.com, Yogyakarta - Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi memasuki babak baru dengan bertransformasi menjadi…
Muarasultra.com, KONAWE — Sejumlah proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten…