Berita

Terendam Banjir Ratusan Hektare Sawah di Kolaka Timur Terancam Gagal Panen

Muarasultra.com, KOLAKA TIMUR – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara, sejak Rabu (13/7/2023) hingga Kamis (14/7/2022) mengakibatkan puluhan rumah dan ratusan hektare sawah serta akses jalan di Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur terendam banjir.

Kapolsek Mowewe, AKP Ridwan S.H mengatakan banjir ini juga diakibatkan karena posisi Kelurahan Horodopi yg agak rendah di banding desa/kelurahan lainnya.

Lanjut Kapolsek, juga ada pendangkalan aliran sungai, dan berdasarkan informasi dari Lurah Horodopi bahwa aliran sungai di Kilometer 25 Kelurahan Horodopi agak tersendat karena ada bongkahan batu besar ditengah sungai yang menghalangi kelancaran aliran air.

“Sehingga apabila hujan intensitas tinggi berpotensi banjir,” ungkapnya.

Kapolsek mengungkap terdapat ratusan hektare sawah yang belum panen terendam banjir yang berpotensi mengakibatkan gagal panen bila banjir berkelanjutan, serta jalan poros sepanjang 50 meter terendah.

“Ada juga pohon yang tumbang di tengah jalan poros sehingga kurang lebih 30 menit kendaraan tidak bisa melintas, untuk ketinggian banjir mencapai setengah meter,” jelasnya.

Kapolsek menjelaskan kondisi saat ini air belum surut sepenuhnya sehingga pihaknya belum bisa memastikan kondisi tanaman padi seperti bagaimana.

Kapolsek menghimbau kepada warga dengan situasi cuaca beberapa hari terakhir ini dengan hujan intensitas tinggi agar tetap berhati-hati dan siap siaga untuk sama-sama memantau perkembangan situasi agar bisa meminimalisir potensi kerugian baik korban manusia maupun materil.

“Akibat kejadian ini terkait kerugian yang ditimbulkan saat ini masih dilapangan untuk memantau dan berkoordinasi dengan Lurah Horodopi dan Kades Watupute,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat sekitar Misra mengatakan banjir ini bukan yang pertama kalinya terjadi di Mowewe, tetapi sudah beberapa kali terjadi.

“Ini sudah berulang mi banjir, kalau hujan deras pasti banjir,” jelasnya.

Ia berharap agar pemerintah daerah dapat segera mengatasi permasalahan banjir ini, agar padi yang belum panen dapat terselamatkan.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Harapan Tinggi, Realisasi Nihil : Kinerja Perumda Konasara Disoal

Muarasultra.com, Konawe Utara - Keberadaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara kembali menjadi sorotan publik. Sejak…

4 jam ago

Buntut Napi Korupsi Tambang Nongkrong Diluar, Karutan Kendari dan dua Pejabat Lainnya Dicopot dari Jabatannya

Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…

7 jam ago

Bantah Terlibat Perselingkuhan, PPPK di Koltim Bakal Tempuh Jalur Hukum Laporkan Penganiayaan

Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…

10 jam ago

Euforia Perayaan HUT Ke-66 Konawe Ditengah Efisiensi Anggaran, Bupati Yusran Dinilai Tidak Konsisten

Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…

11 jam ago

Usai Viral, Napi Korupsi Tambang Supriadi di Pindah ke Lapas Nusakambangan

Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…

1 hari ago

UPP Molawe Buka Layanan Aduan 24 Jam untuk Publik

Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…

2 hari ago