Ragnar Oratmangoen.
Muarasultra.com, JAKARTA – Ragnar Oratmangoen lahir di Oss, Belanda, pada tanggal 21 Januari 1998 silam. Menurut berbagai kabar yang beredar, Ragnar Oratmangoen memiliki papa bernama Philip Oratmangoen dan mama yang bernama Maya Timers.
Dalam video wawancara di kanal YouTube bersama Yussa Nugraha, Ragnar Oratmangoen sempat mengatakan bahwa darah Indonesia yang dimilikinya berasal dari papanya. Walau memiliki darah Indonesia, Ragnar menyebut papanya lahir di Belanda.
“Siapa dari orangtuamu yang berasal dari Indonesia?” tanya Yussa.”Papaku, tapi dia lahir di sini (Belanda),” ungkap Ragnar.
Papanya Ragnar Oratmangoen mantan pemain sepak bola
Tidak banyak yang tahu, kemampuan sepak bola yang dimiliki oleh Ragnar ternyata berasal dari papanya. Yups, papanya Ragnar Oratmangoen adalah seorang mantan pemain sepak bola.
Dari informasi yang dirangkum, Ragnar ternyata sempat menceritakan bahwa papanya pernah bermain di klub amatir Belanda yang banyak dibela oleh orang-orang Maluku. Klub itu diketahui bernama FC Ewab.
Menariknya, papanya ternyata menjadi inspirasi terbesar bagi Ragnar untuk menjalani kariernya sebagai seorang pesepak bola.
Kakek dan neneknya Ragnar Oratmangoen berasal dari Tanimbar, MalukuInstagram.com/0ratmangoen.
Meski papanya lahir di Belanda, Ragnar dalam video bersama Yussa Nugraha menjelaskan bahwa kakek dan neneknya lahir di Indonesia.”Tapi kakek dan nenekku lahir di Indonesia,” sambung Ragnar.
Semakin penasaran dengan asal Indonesia dari kakek dan nenek Ragnar, Yussa lantas bertanya mengenai kota asal kakek dan neneknya Ragnar.
Dalam video itu, Ragnar menyebut bahwa kakek dan neneknya berasal dari Tanimbar, Maluku.
“Kakek dan nenekmu berasal dari kota mana di Indonesia?” tanya Yussa.
“Tanimbar,” kata Ragnar.
Kakek Ragnar Oratmangoen pernah berstatus prajurit KNILI
Informasi seputar latar belakang keluarga Ragnar Oratmangoen memang sudah banyak beredar di pemberitaan. Menurut informasi yang beredar, laporan media Belanda, BD.NL, pada 2021 pernah mengungkap latar belakang kakek Ragnar.
Menurut media tersebut, kakeknya Ragnar ternyata pernah berstatus sebagai prajurit Koninklijke NederlandschIndische Leger atau KNIL saat masa revolusi Indonesia.
Kakek dan neneknya Ragnar Oratmangoen menetap di Nistelrode setelah Indonesia merdeka.
Setelah Indonesia merdeka, kakek dan neneknya Ragnar disebut media itu memutuskan untuk hijrah ke Belanda. Mereka kemudian menetap di daerah Nistelrode, kawasan yang pada saat itu diperuntukkan bagi orang-orang Maluku.
“Berstatus prajurit KNIL, kakeknya hampir tidak memiliki masa depan di Nusantara (Indonesia) setelah kemerdekaan Indonesia. Kakek dan neneknya akhirnya menetap di Nistelrode, kawasan untuk orang Maluku,” tulis media BD.NL.6.
Sumber : Popmama.com
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, JAKARTA – Tim penyidik resmi menetapkan Hery Susanto (HS) , yang menjabat sebagai Anggota…
Muarasultra.com, JAKARTA - Lembaga yang seharusnya menjadi benteng pengawasan pelayanan publik justru diguncang dari dalam.…
Muarasultra.com, KONAWE - Staf pada Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe bersama…
Muarasultra.com, UNAAHA – Dalam upaya memastikan kesehatan dan produktivitas pegawai, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menyelenggarakan…
Muarasultra.com, UNAAHA – Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe secara resmi menerbitkan pengumuman mengenai kehilangan sertifikat hak…