Muarasultra.com, KONAWE – Progres pembangunan Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara capai 80,5 persen.
Hal ini diungkap Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, Agus Safari.
“Progres pembangunan Bandungan Ameroro secara keseluruhan sudah mencapai 80,5 persen,” kata Agus melalui video yang diterima media ini, Senin (18/9/2023).
Kemudian progres pembangunan tubuh Bendungan Ameroro telah mencapai 60 persen.
Serta progres pembangunan spillway mencapai 93 persen.
“Insya Allah penyelesaian Bendungan Ameroro ini akan selesai sesuai dengan yang kita rencanakan,” tambah Agus.
Sementara itu, Direktur Bendungan dan Danau Direktur Jenderal SDA, Adenan Rasyid berharap, masyarakat tidak resah dan khawatir dengan kejadian longsor yang terjadi.
Pasalnya, kata dia, longsor yang terjadi bukan pada bagian struktur Bendungan Ameroro.
“Sehingga bendungan ini masih sangat aman, berjalan sesuai dengan rencana dan tidak akan menggangu jadwal penyelesaiannya,” pungkasnya. (*)
Muarasultra.com, KENDARI - Seorang sopir travel dan mahasiswi diamankan personel Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari…
Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kepastian hukum…
Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menggelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kegiatan Penanganan Akses…
Muarasultra.com, Sleman - Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan…
Muarasultra.com, KENDARI — Perselisihan rumah tangga berujung proses hukum di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).…
Muarasultra.com, KONAWE — Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (DPW LIRA) Konawe menggelar aksi demonstrasi…