Muarasultra.com, KONAWE – Sebuah insiden kecil terjadi saat kunjungan Presiden RI Joko Widodo di BLUD RS Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (14/5/2024).
Dalam sesi konferensi pers bersama awak media, seorang pria bernama Mahyuddin, S.Sos tiba-tiba menerobos kerumunan menuju presiden untuk menyampaikan gajinya ditahan.
Namun dengan kesigapan Pasukan Pengamanan Presiden langung menghalau pemuda asal desa Awuliti, Kecamatan Lambuya tersebut.
Kepala BPSDM Kabupaten Konawe, Suparjo saat dikonfirmasi menjelaskan Mahyuddin merupakan PNS yang diberhentikan oleh BKN Pusat atas dugaan pemalsuan dokumen kepegawaian.
“Beliau sebelumnya Sekertaris desa berstatus PNS di desa Awuliti, namun tahun 2012 Mahyuddin diberhentikan atas dugaan pemalsuan ijazah,” jelas Suparjo.
Suparjo juga memastikan Mahyuddin tidak lagi terdaftar di BKN, dan tidak memiliki hak untuk menerima gaji PNS.
“Tidak ada penahanan gaji, karena yang bersangkutan bukan PNS,” tukasnya.
Laporan : Febri
Muarasultra.com, KENDARI – Dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) dan petunjuk teknis (juknis) mencuat dalam…
Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Konawe Utara mengambil langkah…
Muarasultra.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa petinggi dua perusahaan dalam pengembangan kasus dugaan…
Muarasultra .com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),…
Muarasultra.com, D.I. Yogyakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Politeknik Agraria…
Muarasultra .com, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengendalian pelaksanaan…