Berita

Opini: Menghakimi Tanpa Fakta Lengkap Berisiko Menyesatkan Opini Publik ‎

Oleh : Bedirman, S.Pd  ( Wasekjen GPN Pusat Bidang Informasi dan Data )
‎
‎Muarasultra.com, Konawe Utara – Sultra. Di era digital saat ini, arus informasi bergerak begitu cepat. Berita, potongan video, hingga unggahan di media sosial dapat tersebar luas hanya dalam hitungan menit. Namun, kecepatan penyebaran informasi tidak selalu diiringi dengan kelengkapan fakta. Akibatnya, tidak sedikit masyarakat yang membentuk opini bahkan menjatuhkan penilaian terhadap seseorang hanya berdasarkan informasi yang belum utuh.
‎
‎Fenomena tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menyesatkan opini publik. Ketika kesimpulan dibangun dari potongan informasi tanpa memahami kronologi dan konteks secara menyeluruh, penilaian yang muncul bisa saja tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya.
‎
‎Dalam berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan kehidupan sosial, pemerintahan, maupun proses hukum, setiap peristiwa memiliki latar belakang, bukti, serta penjelasan yang tidak selalu dapat diketahui publik secara bersamaan. Ada proses klarifikasi, pemeriksaan, hingga pembuktian yang membutuhkan waktu sebelum suatu persoalan dapat dipahami secara utuh.
‎
‎Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi. Sikap kritis dengan memverifikasi sumber berita serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang bersifat sepihak menjadi langkah penting untuk mencegah terbentuknya opini yang keliru.
‎
‎Dalam perspektif hukum, setiap orang berhak memperoleh perlakuan yang adil dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Prinsip tersebut mengandung makna bahwa seseorang tidak dapat dianggap bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Karena itu, penghakiman di ruang publik sebelum proses hukum selesai dapat berpotensi mencederai rasa keadilan.
‎
‎Di sisi lain, media massa juga memiliki tanggung jawab untuk menyajikan informasi secara berimbang, akurat, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Pemberitaan yang mengedepankan prinsip keberimbangan akan membantu masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih utuh terhadap suatu persoalan.
‎
‎Opini publik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, opini yang sehat harus dibangun di atas fakta, data, dan informasi yang lengkap, bukan semata-mata berdasarkan persepsi atau potongan cerita yang belum tentu menggambarkan keseluruhan peristiwa.
‎
‎Pada akhirnya, sebelum memberikan penilaian terhadap seseorang, masyarakat perlu mengingat bahwa apa yang terlihat belum tentu merupakan keseluruhan cerita. Menahan diri untuk tidak terburu-buru menghakimi bukan berarti membela pihak tertentu, melainkan menunjukkan sikap dewasa dalam menghormati kebenaran, proses hukum, serta prinsip keadilan.
‎
‎Dengan demikian, membangun opini berdasarkan fakta yang lengkap merupakan langkah penting untuk menjaga objektivitas, menghindari kesalahpahaman, dan menciptakan ruang publik yang lebih sehat, adil, serta bertanggung jawab.

‎
**

admin

Recent Posts

Gempur Narkoba, Polres Konawe Sita 53,28 Gram Sabu di Puunaha

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui pengungkapan…

9 jam ago

GMA Sultra Ungkap Dugaan Keterlibatan ASN Kejati Sultra dalam Aktivitas Tambang Batu di Moramo Utara

Muarasultra.com, Kendari – Garda Muda Anoa (GMA) Sulawesi Tenggara secara resmi melayangkan Laporan Pengaduan (Lapdu)…

10 jam ago

Oknum Guru SMA di Konawe Diusir Siswanya Sendiri, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan

‎Muarasultra.com, KONAWE – Puluhan siswa SMA Negeri 12 Konawe menyuarakan penolakan terhadap kehadiran seorang guru…

22 jam ago

Konsesi PT AUK Masuk Kawasan Hutan Produksi, BPK Ungkap Belum Kantongi PPKH

Muarasultra.com, KOLAKA – Legalitas aktivitas pertambangan di kawasan hutan menjadi sorotan setelah Badan Pemeriksa Keuangan…

24 jam ago

CERI Pertanyakan Perpres 107/2026: Sudah Diumumkan Bahlil, Naskah Resminya Masih Misterius

Muarasultra.com, JAKARTA — Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mempertanyakan belum ditemukannya dokumen resmi…

1 hari ago

Dua Calon Kepala Desa Sanggona Resmi Mendaftar, Panitia Siapkan Jadwal Pencabutan Nomor Urut

Muarasultra.com, KONAWE - Dua calon kepala desa Sanggona, Kecamatan Konawe untuk pemilihan kepala desa antar…

1 hari ago