Categories: BeritaHukumKriminal

Oknum TKA di Morosi Diduga Aniaya Pekerja Lokal, DPD Lipan Sultra Warning Imigrasi

Muarasultra.com, KONAWE – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lentera Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara (LIPAN) Sulawesi Tenggara sesalkan tindakan oknum Tenaga kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang memukul pekerja lokal.

Pumukulan itu terjadi dikawasan Perusahaan PT. OSS Morosi pada Rabu (30/8/2023). Korban pemukulan bernama Alpin bekerja di divisi konfeyor smelter PT. OSS. Pelaku pemukulan diduga TKA asal Tiongkok yang juga bekerja di PT. OSS Morosi.

Ketua DPD LIPAN, Satriadin mengungkapkan, awalnya kejadian ini akan di selesaikan pada Jumat (1/9/2023). Namun, menajemen perusahaan tidak melakukan tindakan apapun.

Pekerja Lokal korban penganiayaan Oknum TKA di Morosi.

Sehingga, pihak Korban pemukulan, Alpin bersama Satriadin melaporkan pemukulan tersebut kepada Polsek Bondoala pada Sabtu (2/9/2023).

“Perusahaan telah melakukan penanganan yang tidak sesuai terhadap Alpin, yang mendapatkan Pemukulan. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam rangka mengevakuasi dan menangani Persoalan Pemukulan,” ungkapnya.

Kata Satriadin, saat ini proses investigasi mendalam masih berlangsung dan sedang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Ia berharap agar kejadian ini bisa di proses dengan cepat dan profesional.

“Saat ini, kami telah melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Bondoala Dugaan tindak pidana Penganiayaan yang di lakukan oleh pekerja asing. Tenaga kerja asing tersebut baru di datangkan 2 Bulan ini,” jelas Satriadin.

Ia menduga ada beberapa pihak di dalam perusahaan di PT OSS yang mencoba mengaburkan kejadian tersebut. Bahkan mengancam korban akan di keluarkan di dalam perusahaan.

“Saya sangat sesalkan dan geram atas informasi tersebut. Ini merupakan bentuk-bentuk perbudakan yang di lakukan oleh TKA terhadap pekerja lokal, di PT. OSS yang berada di morosi. Karena diduga menyuruh pekerja lokal menggunakan kekerasan tangan,” tegasnya.

Ketua DPD LIPAN juga meminta pihak Imigrasi Sultra untuk lekas melakukan penahanan kepada pihak Asing yang diduga masuk ke wilayah hukum Republik Indonesia menggunakan Visa kunjungan. Serta setiap tindak pidana wajib diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus pemukulan yang dilakukan oleh TKA asing tersebut.

“Apabila hal tersebut tidak segera di tuntaskan oleh pihak manajemen PT.OSS dan pihak Polsek bondoala. Maka dengan Mosi tidak percaya dalam waktu dekat, kami akan melakukan aksi besar-besar atas kejadian tersebut,” tandasnya.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Kejari Konawe Jadi Tempat Penitipan Barang Sitaan Kejati, Ada Alat Berat Milik PT Babarina

Muarasultra.com, KONAWE - Sejumlah alat berat jenis eksavator dan dumb truck terparkir di halaman kantor…

11 menit ago

Capt. Mastri Tulak Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian Capt. Sorindra dalam Pisah Sambut KUPP Molawe

Muarasultra.com, KONUT – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…

51 menit ago

Kejati Tetapkan Kabiro Perekonomian Sultra Tersangka Kasus Korupsi Uang Makan Minum

Muarasultra.com, Kendari – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul…

2 jam ago

Desa Waworaha-Konawe Raih Nilai Tertinggi Evaluasi Desa Antikorupsi se-Sultra versi KPK

Muarasultra.com, KONAWE - Sebagai tindak lanjut surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia nomor B/462/DKM.01.02/80-84/01/2026…

3 jam ago

Proyek Rp12,96 Miliar Disorot, Jalan Langgonawe Rusak, Kades Tagih Janji Kontraktor

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Muhammad Yusuf, mengeluhkan kerusakan jalan…

6 jam ago

Kapus Tongauna Jelaskan Kronologi Rujukan Pasien, Didampingi Bidan, Ibu dan Bayi Pasien Selamat ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tongauna, Kabupaten Konawe, Santi, S.KM, memberikan penjelasan…

9 jam ago