Berita

Oknum Sekdes di Konawe Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Seorang Mahasiswi

Muarasultra.com, KONAWE – Oknum sekretaris desa (Sekdes) berinisial S di Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga lakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial LBM.

Akibat peristiwa ini korban LMB mengalami trauma psikologis mendalam.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Konawe, Abubakar Yogo saat dikonfirmasi membenarkan tentang laporan pelecehan seksual yang dialami korban.

“Betul saat ini dalam penanganan Polres Konawe,” jelas Yogo melalui sambungan telepon, Jum’at (8/5/2026).

Ia mengungkap, peristiwa pelecehan ini terjadi sekitar dua bulan yang lalu di sebuah kios sembako milik terduga pelaku.

“Ini terduga pelaku ada kiosnya, waktu korban datang membeli sesuatu, pelaku menarik tangan korban lalu memeluk korban,” jelasnya.

Yogo menambahkan peristiwa ini sempat dilaporkan ke Polsek Bondoala namun pelaku S meminta agar dilakukan mediasi namun ditolak oleh pihak keluarga korban.

Sehingga laporan ini dilimpahkan ke Polres Konawe unit PPA.

“Kemarin kita sudah lakukan penjangkauan, bersama teman-teman dari Polres. Semoga peristiwa ini segera selesai dan memberi keadilan bagi korban,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi apakah pelaku merupakan oknum Sekdes setempat, Yogo membenarkan hal ini.

“Iya katanya Sekdes,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu kerabat korban yang melakukan pendampingan Anas Fadil saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa korban merupakan keluarganya.

“Saya punya keluarga itu pak, kemarin saya juga sama mamanya ikut lakukan pendampingan,” jelasnya.

Anas Fadil menjelaskan, pelaku merupakan Sekdes serta menjabat sebagai humas PT PMS atau PT Tunas Persada Minning salah satu kontraktor mining di wilayah itu.

“Betul pak terlapor ini Sekdes juga humas PT Tunas Persada Minning,” terangnya.

Anas berharap agar penanganan hukum kasus ini dilakukan secara profesional dan terang benderang. Sebab korban mengalami trauma mendalam atas peristiwa ini.

“Mewakili keluarga, saya berharap agar penanganan kasus dilakukan secara terang-benderang, sebab sampai hari ini belum jelas status hukum pelaku. Hanya terlapor dan masih berkeliaran,” tegasnya.

Laporan : Nur

 

admin

Recent Posts

Bangga, Konawe Juara Umum MTQ XXXI Sultra 2026

Marasultra.com, KONAWE – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, SE, secara resmi menutup…

2 jam ago

Babak 8 Besar Piala Presiden, Unaaha FC Siap Naik Tahta ‎

‎Muarasultra.com, SURAKARTA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi merilis jadwal pertandingan babak delapan…

13 jam ago

Personel Polda Sultra Borong 10 Medali pada Kejuaraan Karate Kapolri Cup 2026 ‎

Muarasultra.com, Kendari – Personel Polda Sulawesi Tenggara kembali mengukir prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Karate…

15 jam ago

Kapolres Wakatobi Tegaskan Kasus Dugaan Penganiayaan Dua Remaja Oleh Dua Anggota Polisi Akan Ditangani Secara Profesional

Muarasultra.com, Wakatobi - Kapolres Wakatobi, AKBP I Gusti Putu Adi W., S.I.K., memastikan dugaan kasus…

20 jam ago

Pos Satkamling Wonua Monapa Juara I Lomba Satkamling Polresta Kendari, Bukti Soliditas Warga Kemaraya

Muarasultra.com, KENDARI – Pos Satkamling Wonua Monapa RT 03/RW 02, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat,…

20 jam ago

Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tongauna Gelar Kegiatan Tabur Bunga dan Berbagi Sembako

Muarasultra.com, KONAWE – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek…

24 jam ago