Berita

Mobil Muat BBM Terbakar di Bondoala, Dirlantas Polda Sultra Sebut Langgar UU Lalulintas

Muarasultra.com, Konawe – Kebakaran satu unit mobil pick-up bermuatan puluhan jerigen solar di Desa Laosu Jaya, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, terus menuai perhatian publik. Selain memunculkan spekulasi tentang kepemilikan BBM, sorotan juga tertuju pada aspek keselamatan dan legalitas kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, seorang sumber anonim menyebutkan bahwa BBM tersebut diduga milik seorang perempuan berinisial Ir**, yang dikenal sebagai penampung solar ilegal di Kecamatan Lalonggasumeeto.

“Yang punya itu ibu Ir** yang di Lalonggasumeeto,” ujar sumber itu, menambahkan bahwa BBM jenis solar tersebut didapat dari praktik truk ‘kencing’. Solar ilegal itu kemudian ditampung di Kendari untuk dijual kepada kontraktor tambang.

“Semua orang tahu, kalau ini ibu penampung BBM ilegal,” tegasnya.

Terpisah, Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol Zainal Rio Chandra Tangkari, menyoroti penggunaan mobil pick-up sebagai kendaraan pengangkut bahan berbahaya seperti BBM. Menurutnya, kendaraan jenis ini tidak memenuhi persyaratan keselamatan sesuai aturan yang berlaku.

“Kendaraan pick-up, termasuk kendaraan yang diperuntukkan mengangkut barang. Namun, untuk kendaraan yang membawa bahan-bahan berbahaya seperti BBM, bahan kimia, atau bahan mudah terbakar, harus memiliki kelengkapan khusus, seperti tangki yang kedap, rotator warna kuning, dan lainnya,” jelas Kombes Zainal Rio.

Ia menambahkan, mobil pick-up yang mengangkut puluhan jerigen solar tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Beberapa pasal yang dilanggar meliputi:

Pasal 305 dan Pasal 162 ayat 1 huruf a-f: Tidak memenuhi ketentuan persyaratan keselamatan dan keamanan. Pasal 307 jo Pasal 169 ayat 1: Tidak memenuhi ketentuan tata cara pemuatan.

“Jelas kendaraan tersebut tidak memenuhi ketentuan keselamatan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kami,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bondoala, Ipda Fuad Hasan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu laporan resmi dari masyarakat terkait insiden ini. Hingga saat ini, identitas pemilik mobil maupun BBM yang terbakar belum bisa dirilis secara resmi karena belum adanya laporan dari pihak yang merasa dirugikan.

“Kalau memang ada yang merasa dirugikan, kami akan proses laporan tersebut. Namun, untuk sekarang, kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu laporan,” kata Fuad.

Sikap Polsek Bondoala yang dinilai lamban dan terkesan menutup-nutupi fakta ini menuai kritik dari berbagai pihak. Publik mendesak kepolisian untuk segera mengungkap identitas pemilik mobil serta mengusut dugaan penyelundupan BBM ilegal yang disebut-sebut sebagai penyebab utama kejadian ini.

“Logikanya, jika ada jerigen BBM sebanyak itu, pasti ada pemiliknya. Kenapa sulit sekali mengungkap siapa yang bertanggung jawab?” tanya seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kasus ini menjadi refleksi penting atas lemahnya pengawasan distribusi BBM di wilayah Konawe, terutama di tengah maraknya praktik ilegal yang melibatkan barang bersubsidi. Dengan adanya tekanan publik dan pelanggaran aturan yang jelas, semua pihak kini menunggu langkah tegas dari kepolisian untuk menuntaskan kasus ini.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Oknum Guru SMA di Konawe Diusir Siswanya Sendiri, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan

‎Muarasultra.com, KONAWE – Puluhan siswa SMA Negeri 12 Konawe menyuarakan penolakan terhadap kehadiran seorang guru…

7 jam ago

Konsesi PT AUK Masuk Kawasan Hutan Produksi, BPK Ungkap Belum Kantongi PPKH

Muarasultra.com, KOLAKA – Legalitas aktivitas pertambangan di kawasan hutan menjadi sorotan setelah Badan Pemeriksa Keuangan…

8 jam ago

CERI Pertanyakan Perpres 107/2026: Sudah Diumumkan Bahlil, Naskah Resminya Masih Misterius

Muarasultra.com, JAKARTA — Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mempertanyakan belum ditemukannya dokumen resmi…

9 jam ago

Dua Calon Kepala Desa Sanggona Resmi Mendaftar, Panitia Siapkan Jadwal Pencabutan Nomor Urut

Muarasultra.com, KONAWE - Dua calon kepala desa Sanggona, Kecamatan Konawe untuk pemilihan kepala desa antar…

12 jam ago

‎Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek Onembute Edukasi Siswa MI Mujahidin tentang Bullying dan Bahaya Narkoba

Muarasultra.com, KONAWE – Kapolsek Onembute, IPDA Sumarno, S.H., M.M., bersama Kanit Sabhara dan personel Polsek…

13 jam ago

PT SCM Jadi Perusahaan Paling Taat Pajak di Kawasan Industri Routa, Bapenda Konawe Beri Apresiasi

Muarasultra.com, KONAWE – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Konawe terus mengintensifkan pengawasan dan penagihan pajak…

14 jam ago