Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Muarasultra.com, Rote – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meminta daerah mempercepat sinkronisasi data pertanahan. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Gubernur NTT, bupati, dan wali kota se-NTT di Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Menteri Nusron menjelaskan pentingnya integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) Tanah dengan Nomor Objek Pajak (NOP). Sinkronisasi ini dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mencegah konflik agraria.
Menteri Nusron juga menyoroti pentingnya pemutakhiran tanah kategori KW 456. Sertifikat tanah yang diterbitkan tahun 1960-1971 tetapi belum memiliki peta kadastral harus segera diperbarui.
Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung program ini. “Kami pastikan tanah di NTT bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kementerian ATR/BPN juga meminta daerah mempercepat pendataan tanah adat. Hal ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat adat.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…