Berita

Menambang di Pulau Kabaena, PT TBS, PT TIM dan PT Tekonindo Dilaporkan ke KLH

Muarasultra.com, JAKARTA — Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta secara tegas melaporkan PT Tambang Bumi Sulawesi (TBS), PT Timah Investasi Mineral (TIM), dan PT Tekonindo ke Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (Gakkum), Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) atas dugaan pelanggaran dan pencemaran lingkungan hidup di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Pelaporan ini merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya Koalisi melaporkan PT Tambang Bumi Sulawesi (TBS), PT Timah Investasi Mineral (TIM), dan PT Tekonindo ke Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian ESDM RI.

Koalisi menilai persoalan lingkungan yang ditimbulkan oleh ketiga perusahaan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui mekanisme administratif, melainkan membutuhkan penegakan hukum lingkungan yang tegas dan transparan.

Dalam laporan ke Gakkum KLH/BPLH, Koalisi menyerahkan berbagai dokumen pendukung, termasuk foto dan video lapangan, peta lokasi tambang, serta catatan sanksi administratif lingkungan yang sebelumnya pernah dijatuhkan kepada PT Tambang Bumi Sulawesi (TBS).

Koordinator Pusat Koalisi Mahasiswa Sultra–Jakarta, Eghy Seftian, menegaskan bahwa aktivitas pertambangan PT TBS, PT TIM, dan PT Tekonindo di Pulau Kabaena telah melampaui daya dukung lingkungan pulau kecil dan menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.

“Kami menyebut secara jelas PT Tambang Bumi Sulawesi, PT Timah Investasi Mineral, dan PT Tekonindo karena dampak yang ditimbulkan nyata dan terus berlangsung, mulai dari sedimentasi berat hingga pencemaran sungai dan pesisir yang merugikan masyarakat,” ujar Eghy. Selasa (10/2/2026).

Menurut Koalisi, berbagai laporan masyarakat dan pemberitaan media telah berulang kali mengaitkan aktivitas PT TBS, PT TIM, dan PT Tekonindo dengan banjir berlumpur, pencemaran perairan, serta kerusakan ekosistem pesisir di Pulau Kabaena.

Koalisi menilai bahwa jika dugaan pelanggaran oleh PT Tambang Bumi Sulawesi, PT Timah Investasi Mineral, dan PT Tekonindo terbukti, maka penghentian aktivitas tambang dan pencabutan izin lingkungan harus segera dilakukan.

“Pulau kecil tidak boleh dikorbankan atas nama investasi dan hilirisasi. Negara wajib hadir melindungi lingkungan dan masyarakat,” tegas Eghy.

Sebagai langkah eskalasi lanjutan, Koalisi Mahasiswa Sultra–Jakarta menyatakan akan membawa persoalan dugaan pelanggaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi, PT Timah Investasi Mineral, dan PT Tekonindo ke Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) agar dilakukan pengawasan politik, pemanggilan kementerian terkait, serta evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan di Pulau Kabaena.

Koalisi menegaskan akan terus mengawal proses ini secara terbuka hingga terdapat tindakan hukum dan kebijakan nyata untuk menghentikan kerusakan lingkungan serta melindungi hak hidup masyarakat Pulau Kabaena.

Laporan : Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

Satresnarkoba Polres Konawe Ringkus Dua Pengedar Sabu di Wawotobi

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal…

11 jam ago

Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Lalindu Konawe Utara, Kondisi Tak Utuh

Muarasultra.com, Konawe Utara — Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

11 jam ago

Pria Paruh Baya di Lambuya Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Umur 4 Tahun ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria paruh baya berinisial RS warga kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe diamankan…

18 jam ago

Dari Tanjung Lalimbue, Wabup Konawe Kukuhkan Kader Pramuka di Tujuh Kecamatan

Muarasultra.com, KONAWE — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., melantik pengurus Majelis Pembimbing…

19 jam ago

Gerak Cepat Polsek Lambuya Bersama Damkar dan TNI Padamkan Karhutla, Selamatkan Rumah Warga dari Ancaman Kebakaran

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan pohon…

1 hari ago

Dari Tanjung Lalimbue untuk Persaudaraan, Bupati Konawe: Eratkan Silaturahmi Kokohkan Persaudaraan

Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

1 hari ago