Berita

Mega Korupsi Pengadaan Minyak Pertamina, Moh Reza Chalid Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung

Muarasultra.com, JAKARTA – DIREKTUR Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman, Kamis (12/6/2025) mengatakan sang godfather gasoline Moch Reza Chalid (MRC), mangkir untuk memenuhi undangan Kejagung dalam rangka diperiksa, terkait kasus mega korupsi tata kelola pengadaan minyak mentah dan produk kilang minyak Pertamina, periode tahun 2018 hingga 2023 dengan kerugian negara ditaksir Rp 193,7 triliun.

Lagi-lagi MRC memutar lagu lama, seperti dalam kasus papa minta saham, berulang kali mangkir memenuhi panggilan kejagung. Di akhir syair lagu, kasusnya menguap sampai jauh dan hilang bersama angin ketidakadilan.

Menurut Yusri, di hari yang sama, pihak Jampidsus telah menyita seluruh asset terminal BBM PT Orbit Terminal Merak yang ditengarai milik keluarga MRC. Namun terkait rencana pemeriksaan MRC, pihak Kapuspen Kejagung Harli Siregar, bungkam tidak menjawab permintaan konfirmasi dari CERI.

Sangat disayangkan sikap diam Kejagung terkait rencana pemeriksaan MRC, telah menimbulkan dugaan publik, Kejagung diliputi rasa ketakutan jika berhadapan dengan sang godfather gasoline. Patut diduga MRC memegang kunci dan akan melakukan serangan balasan, dengan mengungkap sejumlah nama penting, terkait gurita korupsi Pertamina.

Kejagung masih dipandang lemah dalam pengungkapan kasus mega korupsi Pertamina, mengingat dari 14 Daftar Mitra Usaha Terdaftar (DMUT) di PT Pertamina Kilang dan PT Pertamina Patra Niaga yang diundang untuk diminta keterangannya oleh Direktur Penyidik Kejagung, sejak 14 maret 2025 hingga 6 Juni 2025, hanya satu yang bersedia memberi keterangan di hadapan penyidik Kejagung.

Sejauh ini tidak ada upaya paksa dari Kejagung, demi terang benderangnya pengungkapan mega korupsi pertamina. Perlu adanya tekanan public terhadap proses hukum kasus Pertamina, demi terciptanya penegakan hukum yang berkeadilan.

Jangan lagi publik hanya dibuai oleh pengungkapan kasus-kasus besar korupsi, tetapi hasil akhirnya tetap saja koruptor dan oknum penegak hukum yang menikmati uang haram.***

Sri Radjasa MBA
Pemerhati Intelijen

 

admin

Recent Posts

‎Suami di Konsel Aniaya Istri Hingga Tewas, Modus Karena Cemburu

‎Muarasultra.com, Konawe Selatan – Gabungan Tim URC Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari, Unit Kam Sat…

5 jam ago

Simpan Sabu 24 Sachet , Pria Asal Abuki Ditangkap Polisi Dirumahnya ‎

‎Muarasultra.com, Konawe – Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika…

7 jam ago

Bareskrim Polri Segel Wilayah Tambang PT WIN di Torobulu Usai Viral di Medsos

Muarasultra.com, KENDARI - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohamad Irhamni, menyegel…

1 hari ago

‎Liburan Aman dan Nyaman di Pantai Berkat Pengamanan Polsek Sawa

Muarasultra.com, Konawe Utara – Memasuki hari keempat libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun…

1 hari ago

‎Laga Perdana Piala Presiden, Unaaha FC Raih Hasil Positif, Arif dan Aan Kompak Cetak 2 Gol

Muarasultra.com.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara membuka kiprahnya di putaran nasional Liga 4 Piala…

1 hari ago

Silaturahmi Kebangsaan: Andi Abbas dan Dudung Perkuat Komunikasi Pemerintah dengan Masyarakat

Muarasultra.com, KENDARI - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara Dr. Andi Abbas, SH,…

2 hari ago