Berita

Lolos Seleksi Paskibraka Nasional Versi BPIP Pelajar Asal Konawe Doni Amansyah Malah Digantikan Cadangan

Muarasultra.com, KONAWE – Doni Amansyah pelajar SMA Negeri 1 Unaaha Kabupaten Konawe terpaksa harus menelan pil pahit setelah dirinya dinyatakan tidak lulus dalam seleksi Paskibraka tingkat Nasional oleh Panitia seleksi Paskibraka Provinsi Sultra.

Padahal versi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang menentukan kelulusan peserta seleksi Paskibraka Nasional menempatkan Doni Amansyah di urutan pertama mewakili Sultra dengan nilai 488 sedangkan Wira pelajar asal Bau-Bau mendapatkan nilai 486 atau kategori Cadangan.

Namun dalam perjalanannya, Doni Amansyah yang merupakan anak Petani asal Konawe justru harus gigit jari setelah panitia seleksi mengumumkan Wira dan Nadhifa pelajar asal Bau-Bau yang masuk slot Paskibraka Nasional.

Kepala Kesbangpol Konawe Tery Indria menyebutkan pihaknya tidak menyangka seleksi ini akan terkesan abal-abal, padahal dia berharap setelah terbitnya Perpres 51 tahun 2021 seleksi Paskibraka kali ini akan benar-benar melahirkan Paskibraka yang berkualitas.

“Tidak menyangka seleksi ini terkesan abal-abal,” ujar Tery.

Kepala Kesbangpol Konawe, Tery Indria, SE, M. Si.

Dia menerangkan sampai saat ini pihaknya belum menerima pengumuman secara resmi soal peserta Paskibraka Nasional dari Kesbangpol Provinsi. Ia mengetahui tentang tidak lolosnya Doni Amansyah dari media sosial.

“Secara resmi belum menerima pengumuman secara resmi dari Kesbangpol Provinsi, sebelumnya Kami mengusul 4 nama, 3 di Provinsi dan 1 Nasional atas nama Doni Amansyah dan hingga saat ini kami belum menerima pengumuman resminya,” bebernya.

Tery pun meminta agar pihak Kesbangpol Provinsi terbuka terhadap persoalan ini karena bukan persoalan masuk tidaknya Doni Amansyah namun kata dia ini persoalan transparansi dan asas keterbukaan secara kolektif.

Kepala Kesbangpol Sultra, Dr. Harmin Ramba, SE. M.Si

Ditempat berbeda Kepala Kesbangpol Sultra Harmin Ramba mengungkapkan bahwa peneriman calon Paskibraka Nasional ini dilakukan oleh Tim seleksi yang berjumlah 9 orang.

Perihal penentu kelulusan Paskibraka Nasional ditentukan oleh nilai akumulasi dari peserta.

“Penentu kelulusan adalah akumulasi dari semua nilai peserta, mereka melaksanakan tes di bulan Mei dan bulan Juli di hotel plaza Kubra, nilainya kemudian di akumulasi,” terang Harmin.

Ia pun menegaskan, dalam hal ini pihaknya profesional melaksanakan segala tahapan seleksi tidak ada nepotisme ataupun intervensi dari pihak manapun.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Laika Mbuu di Konawe Disegel, Upah Tukang Rehab Belum Dibayar?

Muarasultra.com, KONAWE - Laika Mbuu atau Rumah Induk bagi masyarakat adat Tolaki di Sulawesi Tenggara…

27 menit ago

Dukung Pembangunan Permukiman Hunian Vertikal dan Kota Satelit, Menteri Nusron: Siapkan Penyediaan Lahan di Berbagai Wilayah

Muarasultra.com, ​Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat dukungan terhadap Program…

9 jam ago

PT SCM Dinilai Berperan Strategis, Terima Penghargaan pada Momentum HUT Konawe ke-66

Muarasultra.com, UNAAHA, – PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu motor…

1 hari ago

Harapan Tinggi, Realisasi Nihil : Kinerja Perumda Konasara Disoal

Muarasultra.com, Konawe Utara - Keberadaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara kembali menjadi sorotan publik. Sejak…

2 hari ago

Buntut Napi Korupsi Tambang Nongkrong Diluar, Karutan Kendari dan dua Pejabat Lainnya Dicopot dari Jabatannya

Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…

2 hari ago

Bantah Terlibat Perselingkuhan, PPPK di Koltim Bakal Tempuh Jalur Hukum Laporkan Penganiayaan

Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…

2 hari ago