Categories: Kriminal

Kronologi Pencabulan Yang Dilakukan 7 Pemuda Terhadap Seorang Gadis di Konawe Hingga Hamil

Muarasultra.com, Unaaha – Satreskrim Polres Konawe saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap ke 7 pelaku pencabulan di desa Kukuluri, Kecamatan Anggatoa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Ke 7 pelaku yang berinisial AD, B, D, H, O, S dan A ini melakukan pencabulan terhadap korban S (13) tahun hingga mengalami kehamilan.

Kasatreskrim Polres Konawe AKP Moch Jacub Nursagli Kamaru melalui Kanit IV PPA Polres Konawe IPDA Ni Kade Karmiati SH mengungkapkan kronologis kejadian yang menimpa gadis malang tersebut.

Awalnya korban S diajak oleh teman perempuannya bermain wifi di salah satu rumah warga di desa Kukuluri, Kecamatan Anggatoa, Kabupaten Konawe. Saat asik bermain wifi seorang lelaki berinisial D mendatangi korban dan mengajak untuk berhubungan.

“D ini merupakan pacar korban, menurut keterangan saksi mereka putus nyambung,” jelas Kanit IV PPA Polres Konawe.

Korban kemudian menolak ajakan pelaku D, tetapi Pelaku D memaksa korban dan menyeret korban ke kamar mandi. Saat hendak kekamar mandi munculah salah satu pelaku yang berinisial AD, kemudian D yang merupakan pacar korban menelpon temannya B untuk menanyakan apakah mereka bisa melakukan persetubuhan di rumahnya.

“Pelaku D menelpon B dan menanyakan apakah mereka bisa membawa korban dirumahnya, dan B menjawab bisa,” bebernya.

Saat berada dirumah B, Korban digauli secara bergilir oleh D, Ad dan B.

Beberapa waktu kemudian tepatnya tanggal (2/1/23) pukul 19:00 wita korban S (13) tahun dijemput teman perempuannya R untuk nongkrong di deker, selang beberapa waktu korban diajak ke rumah pondok milik lelaki berinisial H.

“Setibanya disana sudah ada 6 laki-laki yakni, AD, S, D, H, O, D,” sebutnya.

Singkatnya korban S (13) tahun kembali mengalami tindakan cabul oleh ke 6 laki-laki tersebut hingga korban hamil.

Kondisi korban S (13) tahun yang sedang mengandung atau hamil diketahui setelah pihak sekolah menghubungi orang tua korban.

“Saat itu korban sedang menyapu disekolah, temannya bernama Haikal hendak lewat di depannya tetapi korban melarang karena takut kotor setelah dibersihkan, tak terima akan hal itu Haikal menendang korban hingga mengalami pendarahan dan diketahui korban sementara hamil,” ungkap IPDA Karmiati SH.

Mengetahui hal itu, orang tua korban merasa keberatan dan melaporkan hal tersebut ke Polres Konawe.

“Saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk kemudian dilakukan penangkapan terhadap ke 7 pelaku,” tandasnya.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Jelang HUT RI ke-81, Satlantas Polres Konut Survei dan Petakan Rekayasa Lalu Lintas

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe Utara melakukan survei dan koordinasi…

7 jam ago

Satreskrim Polres Konut Geledah Kantor DPMD Konawe Utara, Sejumlah Dokumen Diamankan ‎

Muarasultra.com, Konawe Utara — Satuan Reserse Keiminal (Satreskrim) Polres Konawe Utara telah melakukan Penggeledahan bertempat…

8 jam ago

Konawe Dapat Kucuran Rp115,87 Miliar DBH dari Pemerintah Pusat, Terbesar Kedua di Sultra

Muarasultra.com, KENDARI - Pemerintah Pusat resmi menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026…

8 jam ago

Drama Semifinal Bola Mini Konawe: PGRI Singkirkan TPHP Lewat Adu Penalti, Tantang BLUD RSUD di Final ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Babak semifinal Turnamen Bola Mini antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Konawe dalam…

9 jam ago

Konsorsium Aktivis dan Mahasiswa Tagih Janji Kajari Konawe Soal Penetapan Tersangka Kasus Dana Insentif Bapenda ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Konsorsium aktivis dan mahasiswa kembali mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan dana…

13 jam ago

Dinas PUPR Konawe Pastikan Pembangunan Pagar Rupbasan Kejari Berjalan Sesuai Spesifikasi ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Konawe memastikan pekerjaan pembangunan…

14 jam ago