Berita

Kejari Konawe Eksekusi Denda Rp 2 Miliar Damsus Antameng Terpidana Tambang Ilegal di Kawasan Hutan

Muarasultra.com, KONAWE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe menuntaskan eksekusi pembayaran denda sebesar Rp 2 miliar terhadap Damsus Antameng alias Damsus, terpidana kasus penambangan tanpa izin di kawasan hutan. Eksekusi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1397 K/PID.SUS-LH/2023 tanggal 16 Juni 2023.

Putusan kasasi tersebut menguatkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Konawe setelah sebelumnya Pengadilan Negeri Unaaha memvonis bebas terdakwa. MA menyatakan Damsus terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan aktivitas penambangan tanpa izin di kawasan hutan dan menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun serta denda Rp 2 miliar, subsider 3 bulan kurungan.

“Mahkamah Agung menyatakan bahwa terdakwa bersalah melakukan kegiatan penambangan di kawasan hutan tanpa perizinan dari pemerintah pusat,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, Dr. H. Musafir, S.H., S.Pd., M.H., dalam konferensi pers, Selasa (23/7/2025).

Musafir menjelaskan bahwa sebelumnya Damsus ditahan di Rumah Tahanan Negara sejak 25 Oktober hingga 10 November 2022. Selanjutnya, ia berstatus tahanan kota hingga 2 Januari 2023. Namun, setelah divonis bebas oleh PN Unaaha melalui putusan Nomor 181/Pid.B/LH/2022/PN Unh, JPU mengajukan kasasi pada 9 Januari 2023 yang akhirnya dikabulkan MA.

Dalam amar putusannya, MA menegaskan bahwa perbuatan terdakwa melanggar Pasal 89 Ayat (1) Huruf a UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, juncto Pasal 17 Huruf b dan Pasal 35 angka 5 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Kajari Musafir menekankan bahwa keberhasilan eksekusi ini mencerminkan komitmen kuat Kejaksaan dalam menegakkan hukum, khususnya terhadap kejahatan lingkungan hidup.

“Ini menjadi warisan moral bagi kami. Hukum tidak boleh melemah, meski kepemimpinan akan berganti. Semoga ini menjadi pesan tegas bagi pelaku pertambangan ilegal agar menghentikan praktik-praktik merusak lingkungan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran Kejari Konawe, aparat penegak hukum, serta dukungan masyarakat yang turut mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Prestasi ini bukan hanya milik Kejaksaan, tapi juga untuk masyarakat Konawe. Kami berharap, siapa pun Kajari berikutnya dapat melanjutkan semangat penegakan hukum yang konsisten dan berpihak pada keadilan lingkungan,” tutup Musafir.

Laporan: Redaksi

 

admin

Recent Posts

Dewan Pers Murka! Hotman Paris Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan dalam Konferensi Pers”

Muarasultra.com, JAKARTA- Dewan Pers menyampaikan sikap resmi terkait dugaan tindakan yang dinilai merendahkan profesi wartawan…

9 jam ago

PT NPM Site Bososi Dilaporkan ke Disnaker Sultra Diduga Tak Bayar Uang Lembur Karyawan

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Dugaan pelanggaran hak-hak normatif pekerja kembali mencuat di Kabupaten Konawe Utara.…

21 jam ago

Silaturahmi Kelembagaan, Kapolres Konut dan Kajari Konawe Sepakat Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum

Muarasultra.com, KONAWE - Kejaksaan Negeri Konawe atau Kejari Konawe menerima kunjungan Kapolres Konawe Utara beserta…

1 hari ago

Tegakkan Kedisiplinan Aparatur, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Gelar Apel Pagi Guna Akselerasi Target Kinerja ‎

Muarasultra.com, KONAWE — Jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe…

2 hari ago

Optimalkan Deteksi Dini Kasus Pertanahan Melalui Tertib Administrasi, Kantah Konawe Beri Pemaparan pada Kegiatan Fasilitasi Cegah Dini Konflik Sosial

Muarasultra.com, KONAWE — Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe, Ibu Ruth…

2 hari ago

‎Kawal Penataan Akses, Kantor Pertanahan Konawe Tinjau Lokasi Pemetaan Sosial di Kelurahan Sendang Mulya Sari

Muarasultra.com, KONAWE — Jajaran Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe melaksanakan kegiatan peninjauan…

2 hari ago