Berita

Kasus Pengadaan LNG di Pertamina, Majelis Hakim Tipikor Jakarta Harus Hadirkan Nicke Widyawati dan Dwi Soetjipto di Sidang Karen Agustiawan

Muarasultra.com, MEDAN – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta semestinya menghadirkan Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan mantan Dirut Pertamina Dwi Soetjipto yang kini duduk sebagai Kepala SKK Migas, dalam sidang kasus pengadaan Gas Alam Cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di Pertamina.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Jum’at (26/4/2024) di Medan mengatakan pada media, Nicke dan Dwi sudah pernah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun belum pernah dihadirkan di persidangan untuk didengar keterangannya.

“Sebab realisasi kargo LNG oleh Pertamina dengan Corpus Christi Liquefaction (CCL) Amerika ini atas dasar Perjanjian Jual Beli atau Sales Purchase Agreement (SPA) tahun 2015 yang ditandatangani pada era Dwi Sucipto menjabat sebagai Dirut Pertamina. Sedangkan pengelolaan dan penjualan dilakukan pada era Nicke Widyawati sebagai Dirut Pertamina saat ini,” beber Yusri.

Dijelaskan Yusri, dari persidangan terkuak bahwa SPA 2015 ternyata isinya berbeda dengan SPA 2013 dan 2014 yang ditandatangani pada era Karen Agustiawan sebagai Dirut Pertamina saat itu. Kemudian Karen mengundurkan diri dari jabatan Dirut Pertamina pada 13 Agustus 2014 dan resmi berhenti pada 1 Oktober 2014.

“Tapi anehnya hanya SPA 2013 dan SPA 2014 yang dipermasalahkan oleh KPK, bukan SPA 2015 yang berlaku saat ini sebagai dasar realisasi kargo LNG. Dari fakta persidangan, Karen mengatakan, hasil bisnis LNG dengan CCL ini terungkap hingga akhir tahun 2023, Pertamina telah meraup keuntungan sekitar USD 92 juta atau hampir Rp 1,5 triliun,” ungkap Yusri.

Selain itu, Karen juga mengungkap di persidangan, akibat pandemi Covid 19, Pertamina sempat rugi tahun 2020 hingga tahun 2021. Kerugian ini bukan hanya dari LNG dari CCL saja, tetapi dialami juga dari Woodside dan lain-lain. Bahkan LNG domestik dari Bontang juga ikut negatif. Tapi akhir tahun 2023, bisnis LNG yang paling menguntungkan adalah Corpus Christi, dan ke depan hasil keuntungan kumulatif LNG ini sangat besar akan dinikmati Pertamina.

“Sekedar informasi, Nicke Widyawati sebelumnya pernah diperiksa selama lima jam oleh penyidik KPK terkait kasus Corpus Christi pada 26 Oktober 2023. Dwi Soetjipto pun kalau tidak salah sudah diperiksa selama enam jam oleh penyidik KPK pada 25 Oktober 2023,” beber Yusri.

Yusri lantas mengutarakan, jika Jaksa Penuntut Umum tidak menghadirkan keduanya, maka Majelis Hakim semestinya bisa menghadirkan Nicke dan Dwi untuk mengungkap kebenaran yang sejati di bawah sumpah.

Yusri juga menambahkan, lantaran Nicke dan Dwi sudah diperiksa KPK pada tahap penyidikan, tentu kini yang menjadi pertanyaan publik adalah kenapa keduanya tidak dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada pemeriksaan Karen sebagai terdakwa di PN Tipikor Jakarta.

“Kalau perlu, dari pihak CCL dan Blackstone dihadirkan juga di persidangan biar terang benderang konstruksi Pidananya,” tegas Yusri.

Perlu diketahui, kata Yusri, penyidik KPK juga telah ke Amerika Serikat tahun lalu untuk mendalami kerja sama transaksi jual beli LNG yang dilakukan Pertamina dengan CCL.

“Namun sejauh ini dalam persidangan publik tidak mendengar adanya pihak dari CCL dan Blackstone yang dimintai keterangan oleh penyidik KPK,” kata Yusri.

Sebagai informasi, lanjut Yusri, CCL dan Blackstone adalah dua perusahaan yang berasal dari Amerika Serikat.

“Catatan lainnya, konon kabarnya dalam proses pemilihan sumber pasokan LNG, selain CCL terdapat beberapa perusahaan LNG internasional lainnya. CCL merupakan perusahaan yang terpilih untuk menjalin kerja sama pengadaan LNG dengan Pertamina selama 20 tahun,” pungkas Yusri. (YU/CR)

Laporan : Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

Satresnarkoba Polres Konawe Ringkus Dua Pengedar Sabu di Wawotobi

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal…

12 jam ago

Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Lalindu Konawe Utara, Kondisi Tak Utuh

Muarasultra.com, Konawe Utara — Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

12 jam ago

Pria Paruh Baya di Lambuya Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Umur 4 Tahun ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria paruh baya berinisial RS warga kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe diamankan…

19 jam ago

Dari Tanjung Lalimbue, Wabup Konawe Kukuhkan Kader Pramuka di Tujuh Kecamatan

Muarasultra.com, KONAWE — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., melantik pengurus Majelis Pembimbing…

20 jam ago

Gerak Cepat Polsek Lambuya Bersama Damkar dan TNI Padamkan Karhutla, Selamatkan Rumah Warga dari Ancaman Kebakaran

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan pohon…

1 hari ago

Dari Tanjung Lalimbue untuk Persaudaraan, Bupati Konawe: Eratkan Silaturahmi Kokohkan Persaudaraan

Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

2 hari ago