Muarasultra.com, Unaaha – Maraknya isu penculikan anak yang beredar di media massa membuat warga desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara resah dan khawatir informasi yang beredar itu benar terjadi.
Keresahan itu di ungkapkan warga setempat dalam kegiatan Jum’at Curhat Polsek Lambuya.
Kapolsek Lambuya, IPTU Asriyadi menegaskan agar warga setempat tidak gampang terprovokasi terhadap isu-isu yang sedang berkembang di media sosial.
Isu tersebut sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab jelang Pesta Demokrasi.
“Tetap waspada, Anak-anak dijaga dan diawasi saat bermain,” ungkap Asriyadi.
Kapolsek Lambuya mengatakan bahwa pihaknya juga tetap melakukan patroli rutin untuk memastikan kondisi Kamtibmas tetap terjaga. Jika ada hal yang mencurigakan warga segera menghubungi kepolisian.
“Warga kami berikan nomor HP yang aktif selama 24 jam, jika ada hal yang mencurigakan agar warga segera menghubungi nomor tersebut,” tutupnya.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, Konawe Utara - Keberadaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara kembali menjadi sorotan publik. Sejak…
Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…