Berita

Indikasi Pencurian Gas Jadi Penyebab Pipa Gas TGI di Riau Meledak, Produksi Minyak Blok Rokan Rontok

Muarasultra.com, JAKARTA – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mendapat informasi adanya pencurian gas dari pipa sebagai penyebab meledaknya pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kebupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau pada Jumat, 2 Januari 2026 lalu.

Meledaknya pipa gas itu, telah mengakibatkan kerugian negara yang bisa mencapai jutaan barel minyak mentah dari Blok Rokan sejak 2 Januari 2026 hingga waktu yang belum dapat dipastikan bisa kembali lagi ke awal posisi produksi Blok Rokan.

Pada saat awal terhentinya pasokan gas akibat ledakan itu ke PLTG Duri North 300 MW ex MCTN yang sejak tahun 2021 dikelola anak usaha PLN, produksi minyak Blok Rokan anjlok hingga 30.000 barel perhari dari seharusnya 165.000 barel perhari.

Jika pun suplai gas dari Jambi Merang dapat dipasok ke PLTG Duri North, mengembalikan produksi 165.000 barel perhari butuh waktu dan usaha yang tak mudah.

Kerugian akan semakin membesar jika terbukti hasil investigasi penegak hukum bahwa sebelum pipa meledak telah terjadi pencurian gas dari jaringan pipa tersebut, ini cilaka dua belas.

Tak hanya itu, menurut informasi yang diperoleh CERI, pada Jumat (9/1/2026), terjadi lagi kebocoran pipa gas jaringan milik PT TGI. Kebocoran itu terjadi sekitar 70 km dari lokasi ledakan di Desa Batu Ampar arah ke Riau. Kebocoran terjadi pada saat uji coba pengaliran gas setelah dilakukan perbaikan pada lokasi pipa terbakar itu.

Demikian diungkapkan Sekretaris CERI Hengki Seprihadi, Jumat (9/1/2026).

“Dari penelusuran kami, diperoleh informasi dari salah seorang mantan petinggi migas bahwa ada penyadapan pipa gas TGI selama ini yang dijual dan tidak dilaporkan atau tak terdeteksi adanya pencurian selama ini,” ungkap Hengki.

Atas informasi itu, kata Hengki, CERI telah memperoleh konfirmasi dari salah satu petinggi PT TGI yang tidak menampik adanya dugaan penyadapan dan pencurian gas itu.

“Petinggi PT TGI ini mengatakan, perusahaannya pun sedang melakukan investigasi melalui pihak ketiga dan telah menunjuk perusahaan load adjuster independen dan akademisi dari ITS atas kejadian itu. Investigasi itu dikatakan juga paralel dengan yang sedang dikerjakan Polda Riau,” terang Hengki.

Petinggi TGI itu menurut Hengki juga mengatakan jika ditemukan memang mengarah ke sana, maka pihaknya akan menindaklanjutinya.

PT TGI sendiri diketahui merupakan perusahaan patungan milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk dan Medco Energy.

Sementara itu, sebagaimana dilansir dunia-energi.com, Taufan Marhaendrajana, Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) menjelaskan sejak awal pekan ini sebenarnya produksi minyak Rokan sudah mulai terkatrol.

“Ya (50 ribuan bph) tapi kemarin sudah naik ke 70 ribuan bph,” kata Taufan kepada Dunia Energi, Rabu (7/1/2026).

Muh. Taufan, Operation Head Subsurface Development & Planning Zona Rokan, PHR pernah menjelaskan bahwa PHR membutuhkan gas sebesar 215 BBTUD untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik.

Namun realisasi suplai gas kurang dari yang dibutuhkan. Selain itu pembangkit listrik Duri dan Minas juga sudah terlalu tua sehingga tidak lagi efisien.

Selama ini pasokan gas untuk pembangkit listrik Rokan berasal dari Blok Corridor, Blok Jambi Merang dan Jabung.

“Ketersediaan gas selalu dibawah yang dibutuhkan. Kita memerlukan 215 BBTUD tapi cuma dapat 190-195 BBTUD. Rokan ada ketergantungan pihak eksternal,” ungkap Taufan.(*

admin

Recent Posts

‎AMPUH Sultra Desak Penindakan Tambang Pasir Ilegal di Desa Puusangi, Kades: Sekitar 10 Mesin Masih Jalan

‎Muarasultra.com, KONAWE - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengungkap adanya dugaan…

14 jam ago

Proyek Saluran Irigasi Puluhan Miliar di Tongauna Terbengkalai, Dinas PUPR Konawe: Bukan Pekerjaan Kami ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek rehabilitasi saluran irigasi di desa Momea, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Provinsi…

16 jam ago

Jembatan Konawe Hulu Longsor, Akses Konawe–Kolaka Timur Lumpuh Total

Muarasultra.com, Konawe -  Jembatan Konawe Hulu yang menghubungkan Kabupaten Konawe, tepatnya di Kecamatan Asinua, dengan…

1 hari ago

Kejati Sultra Kejar Rp175 Miliar Kerugian Negara Kasus PT AMIN, Aktivitas PT ‎Babarina Putra Sulung Ikut Didalami

Muarasultra.com, KENDARI – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) masih memburu sisa kerugian keuangan negara…

2 hari ago

Sempat Tertinggal, Unaaha FC Balikkan Keadaan, Menang 3-1 Atas PS Ngada

Muarasultra.com, BANTUL – Unaaha FC Sulawesi Tenggara menutup perjuangannya di fase Grup T Liga 4…

2 hari ago

‎Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Konawe dan Istri Jadi Responden Pertama

‎Muarasultra.com, KONAWE – Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Konawe resmi dimulai. ‎ ‎Sebagai…

2 hari ago