Berita

Dugaan Tukar Guling BB Kasus Korupsi PT Antam Konut dan PT AMI

Muarasultra.com, KENDARI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe kembali mendapat sorotan tajam dari Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara (Sultra). Lembaga mahasiswa tersebut mengingatkan Kejari Konawe untuk tidak terlibat dalam dugaan persekongkolan dalam proses lelang Barang Bukti (BB) Ore Nikel yang disita dari Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Badko HMI Sultra, Muh. Andriansyah Husen, pada Rabu, 5 Februari 2025. Andriansyah mengungkapkan adanya dugaan bahwa beberapa oknum di Kejari Konawe berusaha melakukan tukar guling barang hasil sitaan dari kasus korupsi PT Antam dengan sejumlah cargo Ore Nikel yang bukan termasuk BB.

“Beberapa minggu lalu, terjadi pertemuan antara perusahaan pemenang lelang, PT Anugrah Mining Indonesia (AMI), dengan pemilik cargo yang bukan BB di Kota Kendari. Kami menduga pertemuan itu difasilitasi oleh oknum pegawai Kejari Konawe,” ungkap Andriansyah.

Dia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut diduga bertujuan untuk membahas rencana tukar guling antara barang sitaan yang sah milik Kejari Konawe dengan sejumlah cargo milik penambang lain. Lelang yang dimaksud berlangsung pada awal Januari 2024, namun hingga kini, barang sitaan tersebut belum terjual.

“Informasi yang kami terima, barang sitaan yang akan dilelang oleh Kejari Konawe sebanyak 126 ribu metrik ton (MT) dengan nilai Rp42 miliar. Namun, kadar barang tersebut menurun, sehingga ada upaya untuk menukarnya dengan cargo lain yang bukan BB,” tambahnya.

Andriansyah menilai bahwa jika dugaan tukar guling ini terbukti benar, maka hal tersebut akan sangat menguntungkan kedua belah pihak, terutama bagi para pengusaha tambang yang memiliki cargo dengan kadar yang lebih baik.

“Penjualan cargo BB ini akan lebih mudah, karena tidak memerlukan dokumen lengkap, hanya berdasarkan risalah lelang dari Kejaksaan. Dengan cara ini, seolah-olah cargo milik penambang lain bisa diperlakukan sebagai BB, sementara barang sitaan yang sesungguhnya entah bagaimana nasibnya,” terang Andriansyah.

Karena itu, Andriansyah yang akrab disapa Binggo itu mengingatkan Kejari Konawe untuk segera menghentikan dugaan persekongkolan jahat ini. Badko HMI Sultra berencana untuk mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra dalam waktu dekat, guna menuntut agar pihak Kejaksaan mengambil tindakan tegas terhadap oknum di Kejari Konawe yang diduga terlibat dalam perbuatan tersebut, yang dapat mencoreng citra Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang selama ini dipercaya masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe, Dr. Musafir Menca, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengaku belum mengetahui adanya pertemuan antara perusahaan pemenang lelang dan pemilik cargo yang bukan BB.

“Saya belum mendapat laporan terkait hal ini. Artinya, pertemuan tersebut mungkin bersifat pribadi antara yang bersangkutan, dan tidak ada kaitannya dengan perintah pimpinan. Jika ada kegiatan yang tidak sesuai dengan tugas yang diberikan, itu tidak ada hubungannya dengan Kejaksaan,” jawab Musafir.

Terkait Barang Bukti tersebut, Musafir Menca menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui Kejati Sultra meminta Kejari Konawe untuk memfasilitasi PT AMI, sebagai pemenang lelang, untuk mengangkut BB Ore Nikel tersebut keluar dari wilayah IUP PT Antam.

“Kejati memerintahkan Kejari Konawe untuk melakukan koordinasi dengan Polres, Kodim, dan PT AMI. Jika ada pihak yang melakukan kegiatan di luar perintah yang diberikan, hal itu harus dilaporkan kepada pihak berwenang untuk diproses hukum,” tutup Musafir.

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

223 Pengurus KNPI Sultra Periode 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Dukung Asta Cita Presiden

Muarasultra.com, KENDARI - Sebanyak 223 pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…

18 menit ago

‎Proyek Rekonstruksi Jalan Oheo Tuai Sorotan, Kualitas Aspal hingga Rabat Beton Diduga Tak Sesuai ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Proyek Rekonstruksi Jalan Oheo yang berada di Kelurahan Puunahaa, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

3 jam ago

OPD dan Camat di Konawe Minim Inovasi Akan Dievaluasi ‎

‎Muarasultra.com, Konawe – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Ferdinand, menegaskan pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan…

5 jam ago

‎Pesan Cewek Lewat Michat, Dua Lurah di Kota Kendari Digrebek Warga ‎

Muarasultra.com, KENDARI - Dua Lurah di kota kendari yang berinisial ZM dan RAK kedapatan sedang…

5 jam ago

OPINI: Misteri di Balik Pemulihan 6 Juta Meter Kubik Limbah TTM B3 Warisan Chevron di Blok Rokan Riau ‎

Oleh: Novrizon Burman ‎ Muarasultra.com, RIAU - ‎DI TENGAH berbagai proyek strategis yang sedang berlangsung…

6 jam ago

Ajakan Menteri LH untuk Tobat Ekologis, CERI; Hanya Lip Service Tanpa Tindakan Nyata

Muarasultra.com, JAKARTA - Ajakan Menteri Lingkungan Hidup (LH) M. Jumhur Hidayat kepada masyarakat untuk melakukan…

10 jam ago