Muarasultra.com, KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 4–5 September 2026, bertempat di Hotel AlGhisan, Kabupaten Konawe, dan diikuti sebanyak 200 guru SD.
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi serta profesionalisme guru, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Asran Lasahari, S.Pd., MM, dalam sambutannya menekankan bahwa guru saat ini dituntut tidak hanya mampu menjalankan proses pembelajaran, tetapi juga harus terus meningkatkan kemampuan profesional dan menguasai teknologi.
Menurutnya, perkembangan zaman membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan. Karena itu, guru harus mampu beradaptasi dengan perubahan serta memahami kebutuhan peserta didik.
“Guru saat ini dituntut untuk lebih profesional dan mampu menguasai teknologi. Banyak tantangan yang kita hadapi sekarang, sehingga guru harus terus meningkatkan kompetensi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujar Asran.
Selain peningkatan kompetensi pembelajaran, Asran juga mengingatkan para guru agar memberikan perhatian serius terhadap perlindungan peserta didik, khususnya dalam mencegah terjadinya kekerasan di lingkungan sekolah.
Ia menegaskan bahwa pendekatan pendidikan harus dilakukan secara humanis dan mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi siswa.
“Anti kekerasan harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan menyentuh secara fisik siswa. Kalau ada persoalan dengan siswa, panggil orang tuanya dan komunikasikan dengan baik,” tegasnya.
Menurut Asran, guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Oleh karena itu, setiap tindakan yang dilakukan oleh tenaga pendidik harus mencerminkan sikap profesional, memberikan rasa aman, serta menjadi contoh yang baik bagi siswa.
Ia berharap melalui pelatihan tersebut, para guru dapat membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
“Harapan kita, apa yang diperoleh selama pelatihan ini tidak berhenti di kegiatan saja, tetapi dapat diterapkan di sekolah dan memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran serta perkembangan peserta didik,” pungkasnya.
Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi guru SD tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia bidang pendidikan di Kabupaten Konawe, sejalan dengan kebutuhan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan masa kini.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, KONAWE – Sebanyak 200 guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)…
Muarasultra.com, KONAWE — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengelolaan…
Muarasultra.com, KONAWE – Beredarnya video perkelahian antar pelajar di media sosial menjadi perhatian serius Polsek…
Muarasultra.com, SERAM BAGIAN BARAT - Oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial AK dilaporkan ke Polres…
Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Aktivitas PT Konutara Sejati (KS) di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara,…
Muarasultra.com, Yogyakarta - Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi memasuki babak baru dengan bertransformasi menjadi…