Korban keracunan MBG di Kecamatan Padangguni.
Muarasultra.com, KONAWE – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Konawe kembali menuai sorotan.
Kali ini puluhan anak dan balita di Kecamatan Padangguni harus mendapatkan perawatan medis.
Mereka diduga keracunan masal setelah menyantap MBG yang disajikan SPPG Kecamatan Padangguni.
Peristiwa ini terungkap melalui unggahan media sosial milik Puskesmas Alosika, kecamatan Padangguni.
“Ini korban mbg dr desa sambaosu kecamatan padangguni..ini korban yg ke 14 org..masuk rumah sakit,” tulis akun Facebook Puskesmas Alosika.
Salah satu warga setempat, mengatakan peristiwa ini terjadi pada tanggal 21 April 2026 atau dua hari yang lalu.
“Dua hari yang lalu kejadiannya,” ujarnya. Kamis (23/4/2026).
Ia mengungkap, sejumlah balita dan anak-anak mengeluh sakit perut dan muntah setelah menyantau MBG.
“Sore mereka rasa sakit perut, muntah. gara-gara ini ditutupmi itu dapur,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Padangguni Ahmad Sakir saat dikonfirmasi mengatakan bahwa benar ada balita yang dirawat di Puskesmas Alosika setelah menyantap mbg.
Namun ia menjelaskan, penyembab utama bukanlah MBG.
“Bukan keracunan pak, mereka sakit perut dan muntah” karna bukan dari mbgnya langsung,” jelasnya.
Saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji lab MBG yang diduga jadi penyebab keracunan.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, Konawe Utara — Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara gelar upacara bendera dalam rangka memperingati…
Muarasultra.com, KONAWE – Polres Konawe menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di…
Muarasultra.com, Jakarta - Tanah wakaf yang umumnya digunakan untuk kepentingan ibadah, pendidikan, serta kegiatan sosial…
Muarasultra.com, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan perluasan pendaftaran tanah…
Muarasultra.com, Jakarta - Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian konflik agraria yang diatur…
Muarasultra.com, Jakarta - Memastikan batas tanah secara jelas merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan…