Berita

Beda Fungsi dan Kegunaan, Pahami Perbedaan Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Muarasultra.com, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengingatkan masyarakat untuk memahami perbedaan layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT). Kedua layanan tersebut memiliki fungsi berbeda dan digunakan sesuai kebutuhan dalam administrasi pertanahan.

“Dengan memahami perbedaan pengecekan sertipikat dan SKPT, masyarakat dapat memilih layanan yang sesuai kebutuhan serta terhindar dari kekeliruan dalam pengurusan administrasi pertanahan,” ujar Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT dan Mitra Kerja, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ana Anida dalam keterangannya.

Pengecekan sertipikat merupakan layanan untuk memastikan keaslian dan kesesuaian data sertipikat dengan data yang tercatat di Kantor Pertanahan. Layanan ini khusus diajukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebelum membuat akta pemindahan hak atau akta pembebanan hak.

Melalui pengecekan sertipikat, PPAT dapat mengetahui apakah data fisik dan yuridis pada sertipikat telah sesuai dengan buku tanah, surat ukur, serta dokumen pendaftaran yang tersimpan di Kantor Pertanahan. Layanan ini penting untuk meminimalisir risiko terjadinya sengketa sebelum dilakukan pemindahan hak atau pembebanan hak.

Sementara itu, SKPT adalah dokumen resmi yang memuat keterangan mengenai suatu bidang tanah yang terdaftar, termasuk status hak, identitas pemegang hak, serta catatan lain yang tercantum dalam administrasi pertanahan. SKPT dibutuhkan untuk kepentingan lelang maupun untuk penyajian informasi data fisik dan yuridis suatu bidang tanah.

“SKPT untuk kepentingan lelang dapat dimohonkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), sedangkan SKPT untuk penyajian informasi dapat dimohonkan oleh pihak yang berkepentingan dengan melampirkan bukti hubungan hukum terhadap bidang tanah yang dimohonkan,” terang Ana Anida.

Dengan demikian, pengecekan sertipikat berfokus pada verifikasi sertipikat yang dimiliki oleh pemohon untuk keperluan PPAT sebelum membuat akta pemindahan hak atau pembebanan hak, sementara SKPT merupakan surat keterangan resmi yang menjelaskan data pendaftaran tanah atas suatu bidang tanah baik untuk keperluan lelang maupun penyajian informasi bagi pihak yang berkepentingan. Setelah memahami perbedaan dua hal tersebut, masyarakat diharapkan bisa menyesuaikan layanan yang diajukan dengan kebutuhannya secara tepat. (AR/JR)

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

Rafika Grub Morosi Jawara UFC Volly Ball Seri-2

Muarasultra.com, KONAWE – Rafika Grup Morosi sukses merebut gelar juara UFC Volleyball Cup II setelah…

5 jam ago

Cara Kejati Sultra Bantu Rakyat, Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Konawe Selatan

‎Muarasultra.com, KONSEL – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, meninjau pelaksanaan program…

5 jam ago

Dzaky Muhammad Mirza Siswa SMP IT Al Ishlah Juara 1 Lomba Mendongeng Tingkat Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KONAWE - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Konawe, Dzaky Muhammad…

7 jam ago

Gerak Cepat, Polsek Pondidaha Amankan Perempuan Diduga ODGJ Usai Bacok Pria di Hongoa

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Pondidaha, Polres Konawe, mengamankan seorang perempuan yang diduga mengalami…

8 jam ago

DPD PKS Konawe Lantik 35 Duta Tani, Dorong Kemandirian Pangan dari Rumah Tangga

Muarasultra.com, KONAWE – Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Konawe, melaksanakan Sekolah…

8 jam ago

Suami di Kendari Dilabrak Istri di Kamar Indekos Bersama Perempuan Sexy: Sudah Adami Surat Ceraita

Muarasultra.com, KENDARI - Seorang suami di kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dilabrak istri sah…

9 jam ago