Warga Besulutu desak Bupati Konawe Copot Camat Besulutu Nurlela Saranani.
Muarasultra.com, KONAWE – Puluhan warga Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe mendesak Bupati Yusran Akbar untuk segera memberhentikan Nurlela Saranani dari jabatannya sebagai Camat Besulutu.
Desakan ini disampaikan warga sebagai bentuk kekecewaan kepada Pemerintah Kecamatan Besulutu yang tidak menyelenggarakan pekan olahraga 17 Agustus 2025.
Dari video berdurasi 1.08 detik yang diterima awak media nampak sejumlah warga berusaha bertemu dengan Bupati Konawe Yusran Akbar untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan mereka di salah satu lapangan sepak bola di kecamatan Besulutu. Sabtu (24/8/2025).
Salah satu pria menggunakan baju dan kopiah hitam berteriak agar Bupati Konawe segera mengganti Camat Besulutu. “Camat Besulutu Copot, Pak Bupati copot,” Teriak penuh emosional.
Warga Besulutu menilai, Nurlela Saranani tidak layak menjadi pemimpin, sebab ia tidak mampu berkomunikasi dengan baik dengan kepala desa untuk menggelar kegiatan olahraga sehingga ekonomi warga bisa bergerak dan silaturahmi antar warga Besulutu semakin erat.
Menanggapi hal tersebut, Nurlela menegaskan bahwa keputusan tidak adanya pertandingan sepak bola bukan keputusannya secara pribadi. Menurutnya, hal itu merupakan hasil musyawarah bersama para kepala desa, UPTD sekolah, dan panitia Porseni.
“Hasil rapat bersama, semua sepakat tahun ini kegiatannya tidak perlu terlalu banyak. Saya pribadi sebenarnya ingin ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi karena sudah menjadi keputusan rapat, maka sepak bola tidak dilaksanakan. Salah satu pertimbangannya adalah efisiensi anggaran,” jelas Nurlela kepada awak media ini, Minggu 24 Agustus 2025.
Nurlela menambahkan, alasan lain yang menguatkan keputusan tersebut adalah faktor keamanan, di mana para kepala desa sepakat untuk tidak mendukung adanya pertandingan sepak bola.
Lebih lanjut, Nurlela mengungkapkan bahwa dirinya sudah empat tahun mengemban amanah sebagai Camat Besulutu dan telah berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Awalnya Besulutu ini kampung redup, sekarang Bersahaja. Dari kantor camat yang dulu kumuh, jalan masuk perkantoran penuh lumpur, kini sudah jauh lebih baik. Bahkan pintu gerbang kecamatan sudah ada, dan saat ini saya sedang membangun batas wilayah kecamatan,” ungkapnya.
Nurlela juga mengaku aktif memperjuangkan pembangunan infrastruktur. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah meminta kepada Bupati Konawe agar jalan Lawonua dan pasar Besulutu mendapat perhatian.
Baca Juga: Tiga Bulan Bertugas, Kapolsek Kabaena Timur Sikat Sindikat Narkoba: 6 Pria Diciduk, Belasan Gram Sabu Diamankan
“Alhamdulillah, jalan Lawonua sudah direalisasikan dan untuk pasar Insya Allah akan segera menyusul,” katanya.
Menurutnya, fokus utama selama menjabat adalah meningkatkan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, serta memastikan program pemerintah, termasuk Dana Desa dan bantuan sosial, tersalurkan tepat sasaran.
“Saya selalu melakukan monitoring dan evaluasi agar semua program berjalan baik dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Laporan: Febri Nurhuda
Muarasultra.com, Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat dukungan terhadap Program…
Muarasultra.com, UNAAHA, – PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu motor…
Muarasultra.com, Konawe Utara - Keberadaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara kembali menjadi sorotan publik. Sejak…
Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…