Tim Saber Pungli Konawe Lakukan Pemanggilan Pengurus ASN P3K Guru dan Nakes

oleh -167 Dilihat
oleh

Muarasultra.com, KONAWE – Tim Siber Pungli Kabupaten Konawe telah melakukan pemanggilan kepada pengurus ASN P3K guru dan Nakes yang diduga melakukan pungutan liar atau Pungli dalam proses orientasi maupun pengurusan SK ASN P3K lingkup Pemda Konawe.

Ketua tim Siber Pungli yang juga Wakapolres Konawe Kompol Alwi, S.Ag saat dikonfirmasi mengungkap bahwa saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Apip perihal kelanjutan proses pemeriksaan terhadap beberapa ASN yang terlibat dalam dugaan Pungli.

“Kami koordinasi dengan Inspektorat untuk kelanjutannya,” jawabnya, Jum’at (26/5/2023).

Pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Siber pungli kepada Oknum ASN P3K Guru maupun Nakes dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan bukti tentang praktek dugaan pungli yang terjadi.

“Kita sudah lakukan pemanggilan kepada beberapa pengurus P3K Guru dan beberapa kordinator kecamatan,” ujar Kanit Tipikor Polres Konawe Ipda Surya.

Dalam proses pemeriksaan itu, lanjut Surya pihaknya telah mendapatkan titik terang perihal anatomi maupun konstruksi awal terjadinya inisiasi pengumpulan uang dengan nilai yang bervariasi baik di ASN P3K Guru maupun Nakes.

“Untuk hasilnya nanti kami sampaikan,” kata Surya.

Diketahui beberapa waktu yang lalu, informasi dugaan pungli ASN P3K Guru dan Nakes beredar, pengurus ASN P3K Guru mengumpulkan uang Rp. 500.000 rupiah untuk keperluan Orientasi yang jadwalnya di laksanakan pada bulan Mei 2023 namun hingga saat ini SK Panitia Orientasi dari BKSDM kabupaten Konawe sejauh awak media ketahui belum juga ada.

Sedangkan untuk ASN Nakes yang berjumlah 1.002 ASN P3K diarahkan untuk mengumpulkan uang sebesar RP 100.000 dengan dalih percepatan pengurusan SK yang sampai hari ini belum juga diterima oleh ASN P3K Nakes.

Menariknya ASN P3K Nakes yang berjumlah 1002 ini, sebagian merupakan tenaga kesehatan yang diduga tidak memiliki STR atau surat tanda registrasi dan tidak pernah mengabdi dirumah sakit ataupun salah satu Puskesmas di Kabupaten Konawe.

Namun karena memiliki kedekatan dengan pimpinan Puskesmas di Kecamatan maupun pejabat lingkup Dinas Kesehatan merekapun masuk bursa ASN P3K Nakes.

Ini juga menjadi focus penyelidik tim siber pungli kabupaten Konawe, jika kemudian hal ini terbukti maka tentu ada sanksi bagi mereka yang terlibat dalam praktik-praktik pungli maupun gratifikasi ini.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.