Tak Terima Ibunya Dianiaya, Seorang Pemuda di Koltim Parangi Bapak Tirinya Hingga Tewas

oleh -1076 Dilihat
oleh
Ilustrasi

Muarasultra.com, KOLAKA TIMUR – Tim Rajawali Resmob Polres Kolaka Timur (Koltim) mengamankan seorang pemuda berinisial M usia 20 tahun warga desa Kesio, Kecamatan Lalolae, Kabupaten Koltim, Sulawesi Tenggara, Selasa (2/4/2024).

M diamankan setelah terbukti melakukan penganiayaan berat terhadap seorang lelaki bernama H usia 52 tahun hingga meninggal dunia.

Kasat reskrim Polres Kolaka Timur AKP. Abdul Haris, SH., dalam keterangan tertulisnya menerangkan kronologi penganiayaan bermula saat pelaku M sedang nongkrong bersama rekan-rekannya di Kecamatan Mowewe.

Selang beberapa saat, pelaku mendapatkan telpon dari adiknya yang bernama Aco untuk segera pulang.

“Dipukul mama pulangko dulu,” ujar Aco adik pelaku.

Mendengar kabar itu, Pelaku M langsung bergegas pulang kerumah dan mendapati Ibunya dibawa kerumah Kepala Desa Kesio. Pelaku kemudian mencari parang dan kemudian bersama-sama adiknya mencari korban H yang tak lain merupakan bapak tiri keduanya (M dan Aco).

Tim Rajawali resmob polres Koltim usai mengamankan pelaku penganiayaan di Desa Kesio, Kecamatan Lalolae, Kolaka Timur.

Tepat di pembelokan dekat masjid Babul Nur desa Kesio, Pelaku melihat korban dan langsung menanyakan “Om kenapa ko parangi mamaku,??

Korban menjawab “Kenapa T**la**,”

Merasa ditantang, kemudian Pelaku langsung memarangi korban pada bagian lengan tangan sebelah kanan korban, kemudian kembali memarangi korban sebanyak 6 kali.

Korban setelah diparangi lari menuju rumah saudaranya sekitar 100 m dari TKP, kemudian dijemput ambulance Puskesmas Lalolae. Setelah dirawat di puskesmas lalolae sekitar pukul 22.05 korban dinyatakan MD oleh Puskesmas Lalolae.

“Korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya, sedangkan Pelaku saat ini diamankan di rutan Mako Polsek Lalolae bersama barang buktinya 2 buah parang,” pungkas Kasat reskrim Polres Koltim.

Adapun motif pelaku melakukan penganiayaan, Diduga karena sakit hati, tak terima ibunya dianiaya oleh Bapak tirinya.

Laporan : Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.