Muarasultra.com, KONAWE – Pelaku penganiayaan mantan istri di Desa Wonua Hoa, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, bernama Samsul menyerahkan diri ke Polsek Sampara, Selasa (8/8/2023) malam.
Penyerahan diri pelaku yang sempat buron selama empat hari ini juga dibenarkan Kapolsek Lambuya, IPDA Fahri N Latekeng saat dikonfirmasi.
“Iya, tadi malam dia menyerahkan diri di Polsek Sampara,” kata IPDA Fahri melalui pesan WhatsApp, Rabu (9/8/2023).
Sebelumnya, pelaku melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis parang terhadap mantan istrinya berinisial HL (33) warga Desa Amberi, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe dibacok mantan suaminya bernama Samsul, Jumat (4/8/2023) dini hari.
Korban dianiaya oleh mantan suaminya sendiri di Desa Wonua Hoa, Kecamatan Lambuya sekira pukul 01:00 WITA.
Saat itu, korban bersama saksi bernama Rani hendak pulang dari Unaaha dengan mengendari sepeda motor.
“Tiba di Desa Wonua Hoa, tiba-tiba pelaku dari arah belakang langsung menendang motor korban sehingga saat itu korban dan saksi terjatuh,” kata IPDA Fahri.
Pelaku yang diduga sakit hati terhadap korban kemudian gelap mata dan langsung mengayunkan perangnya berkali-kali yang mengakibatkan korban mengalami luka di bagian tangan dan wajahnya.
Akibat penganiayaan itu, korban terpaksa menjalani operasi di BLUD Rumah Sakit Konawe.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, KONAWE - Antrian bahan bakar minyak atau BBM subsidi jenis pertalite di Kabupaten Konawe…
Muarasultra.com, KONAWE - Sejumlah alat berat jenis eksavator dan dumb truck terparkir di halaman kantor…
Muarasultra.com, KONUT – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…
Muarasultra.com, Kendari – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul…
Muarasultra.com, KONAWE - Sebagai tindak lanjut surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia nomor B/462/DKM.01.02/80-84/01/2026…
Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Muhammad Yusuf, mengeluhkan kerusakan jalan…