Berita

Ratusan Sopir Truk dan Pengangkut Pasir Bakal Gelar Aksi Demontrasi di Kantor Bupati Konawe: Jangan Biarkan Kami Kelaparan

Muarasultra.com, KONAWE – Ratusan sopir truk pemuat pasir dan pekerja pengangkut pasir di Kabupaten Konawe akan melakukan aksi demontrasi besar-besaran besok, Senin (2/2/2026).

Titik aksi akan berlangsung di Kantor Bupati Konawe, DPRD Konawe dan Polres Konawe.

Aksi demontrasi ini menjadi titik balik atas penutupan lahan atau tambang pasir milik warga di sejumlah lokasi selama kurang lebih 1 minggu.

Salah satu warga Tuoy bernama Sugiono menyampaikan penutupan lahan pasir yang dilakukan oleh Polda Sultra telah merenggut mata pencaharian ratusan keluarga di Kabupaten Konawe.

Ratusan sopir truk, pekerja pemuat pasir beserta istri dan anak mereka yang menggantungkan hidup dari pasir kini hanya bisa pasrah atas penutupan lahan.

“Kami ini rakyat kecil yang menggantungkan hidup dari sekop, kalau usaha ini ditutup keluarga kami mau makan apa,” ujarnya. Minggu (1/2/2026).

Sugiono mengungkap, sopir truk yang mengangkut pasir juga kesulitan. Desakan cicilan mobil, setoran kepada pemilik kendaraan menjadi semakin pelik. Tak ada muatan.

“Kami hanya ini sampaikan kepada Bupati, Ketua DPR dan Kapolres, Kapolda Sultra, jangan biarkan keluarga kami kelaparan pak, kami hanya rakyat kecil yang bertahan hidup,” ungkap Sugiono.

Sementara itu, Asman salah satu pekerja jaringan irigasi air tanah (JIAT) di Kabupaten Konawe juga mengaku tidak dapat melanjutkan pekerjaannya karena material pasir yang tidak ada.

“Kemarin 8 truk dari lokasi pak Kani pulang dengan bak kosong. Kami pusing pak, kami ditekan agar pekerjaan cepat selesai tapi material tidak ada,” benernya.

Asman berharap, pemerintah memberikan solusi agar pekerjaan fisik di kabupaten Konawe dapat kembali berjalan normal.

“Kami minta pemerintah turun tangan. Kami kuli bangunan hanya berharap dari pekerjaan kasar seperti ini,” tukasnya.

Informasi yang dihimpun awak media, penutupan lahan pasir dilakukan setelah salah satu warga Konawe melapor ke Polda Sultra. Pelaporan ini dilakukan untuk menghambat pembangunan pabrik beras di Kecamatan Uepai.

Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Polres Konsel Kerahkan Tiga Polsek, Wakapolres Turun Langsung Pastikan Siswa Dapat Penanganan Medis

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan mengerahkan personel dari tiga kepolisian sektor…

2 jam ago

Proyek Banjir Konaweeha Rp12,9 Miliar di Konawe Disorot, Debu Ganggu Warga dan Material Diduga Ilegal, Polisi Diminta Bertindak

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe,…

13 jam ago

Bawa Nama Konawe ke Panggung Regional, King Skate Tampil Gemilang di EIRC 2026

Muarasultra.com, KONAWE - Club sepatu roda Konawe King Skate (KKS) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang…

15 jam ago

Penerangan Jalan Andowia-Wanggudu Raya Disorot Usai Kecelakaan, IPPMAWA Desak Pemkab Konut Buka Dokumen PJU, Kadis DLH Bungkam

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Minimnya penerangan di sepanjang jalan poros Andowia–Wanggudu Raya, Kabupaten Konawe Utara,…

20 jam ago

Upah Lembur dan Sistem Roster Dipersoalkan, Manajemen PT Sifang Mining Site TMS Konawe Utara Disorot, Buruh Ancam Mogok 21 Oktober

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Ratusan pekerja PT Sifang Mining Indonesia yang bertugas di Site TMS/PT…

23 jam ago

Puluhan Siswa SD dan SMA di Konsel Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dilarikan ke Puskesmas

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN – Puluhan siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di…

23 jam ago