Berita

PT Elfatih Arsa Putra Bongkar Jalan Rusak di Abuki, Warga : Buang-buang Anggaran

Muarasultra.com, KONAWE – PT Elfatih Arsa Putra sebagai penyedia jasa pengaspalan jalan Poros Mataiwoi Abuki di desa mulai melakukan pembongkaran aspal yang baru saja dikerjakan beberapa bulan yang lalu untuk dilakukan perbaikan karena pekerjaan ini masih dalam tahap pemeliharaan.

Nampak sebuah alat berat jenis grader digunakan untuk membongkar aspal jalan yang mulai rusak dan berlubang di desa Eppea dan desa Walay, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/5/2024).

Aktivitas pembongkaran jalan ini mengakibatkan arus lalulintas di ruas jalan Mataiwoi-Abuki di desa Epeea menjadi sempit, licin dan berlumpur, pasalnya pihak penyedia jasa melakukan pembongkaran di musim hujan. Kondisi ini tentu saja menghawatirkan apabila pihak penyedia jasa tidak memasang tanda hati-hati.

Adi salah satu warga kecamatan Abuki menyebutkan bahwa, apa yang sementara dilakukan oleh pihak penyedia jasa pengaspalan hanyalah buang-buang anggaran, pekerjaan yang seharusnya tuntas malah dikerjakan kembali.

“Buang-buang anggaran, seandainya mereka kerja profesional tidak akan seperti ini, belum satu tahun sudah rusak sekarang di bongkar, berarti tidak beres semua yang terlibat ini,” ujarnya kesal.

Adi menyebutkan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek pekerjaan jalan ini harus bertanggung jawab karena jelas-jelas proyek ini bermasalah.

“Kalau mau dihitung ada sekitar 30-40 persen kerusakan jalan, mulai dinas terkait, Pengawas, perusahaan pemenang hingga ppk pasti terlibat, jadi sebaiknya diperiksa saja,” timpalnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra Dr. Ir. Pahri Yamsul, M.T menuturkan, telah melakukan monitoring di lokasi tersebut. Hasil indentifikasi mereka diketahui bahwa tingkat kerusakan pada pekerjaan tersebut hanya sekitar 0.3 persen.

“Tingkat kerusakan sedikit sekali, presentasenya sedikit. Sehingga ruas jalan yang sudah digaris-garis adalah hasil analisis teknis kami yang akan diperbaiki kembali karena memang itu yang mengalami sedikit kerusakan,” tutur Pahri Yamsul, yang di hubungi media ini melalui telepon selulernya Rabu (17/4/2024).

Terkait kerusakan yang akan diperbaiki, Pahri Yamsul menjelaskan bahwa tingkat kerusakannya tidak sampai di dasarnya alias Base nya, melainkan hanya diatas aspalnya.

Kerusakan aspal tersebut dipengaruhi berapa faktor salah satunya jalannya yang sudah mulai aus, dan ada beberapa titik yang memang harus ditingkatkan kualitas aspalnya lagi.

“Kalau ditanya soal kualitas aspalnya dinda, sudah memenuhi spek dan sudah melalui hasil laboratourium yang sudah diakui oleh regulasi,” jelas Pahri, panggilan akrabnya.

Pernyataan kepala dinas SDA dan Bina Marga berbanding terbalik dengan kondisi lapangan yang hari ini disaksikan dan dirasakan masyarakat.

Diketahui, Proyek pengaspalan jalan poros Mataiwoi-Abuki menelan anggaran kurang lebih Rp 18 miliyar (DAK) dengan panjang 4.5 kilometer dari Desa Arubia Jaya hingga di Desa Epeea, Kecamatan Abuki, belum setahun dikerjakan jalan provinsi ini sudah rusak.

Hingga berita ini terbit awak media masih berupaya melakukan komunikasi kepada pihak penyedia jasa, namun belum mendapatkan jawaban.

Laporan : Febri

 

admin

Recent Posts

Gerebek Tiga Lokasi di Kampung Salo, Polda Sultra Amankan 11 Orang, Sejumlah Sajam Hingga Selongsong Peluru

Muarasultra.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengungkap hasil penggerebekan dan pembersihan di…

2 jam ago

Dua Periode Pimpin Lamoen, Arlin Saranani Kembali Maju dengan Moto “Mengabdi dengan Hati, Membangun dengan Bukti”

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Memasuki kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Lamoen tahun 2026, sosok…

5 jam ago

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Pondidaha Ajak Warga Cegah Narkoba dan Jaga Kamtibmas Lewat Jumat Keliling

Muarasultra.com, KONAWE – Kapolsek Pondidaha, Iptu Amar Asran, S.H., mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan…

5 jam ago

Proyek Penanggunglangan Banjir di Wonggeduku Gunakan Material Batu dari Kecamatan Sawa

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek penanggunglangan banjir sungai Konaweeha milik PJSA di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku,…

7 jam ago

Kejati Sultra Tetapkan Eks Sekda dan Bendahara Jadi Tersangka, Siapa Menyusul?

Muarasultra.com, KONAWE - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara menetapkan dua orang tersangka dalam perkara dugaan…

24 jam ago

Mantan Sekda Asrun Lio Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Uang Makan Minum Pemprov Sultra

Muarasultra.com, KENDARI - Eks Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio, ditetapkan sebagai…

1 hari ago