Berita

PMC Seharusnya Masuk Perusahaan Kategori Hitam di Lingkungan Pertamina Akibat Fatality di Terminal Balongan dan RDMP Balikpapan

Muarasultra.com, JAKARTA – Seorang pekerja PT Pertamina Maintenance and Construction (PMC) berinisial MM dipastikan meninggal dunia pada kecelakaan kerja yang terjadi 12 Agutsus 2025 pukul 15.00 WIB di lokasi pekerjaan Perbaikan SPL SPM 150.000 DWT di Integrated Terminal Balongan.

Kecelakaan itu membuat setidaknya, PMC sudah dua kali mengalami fatality di tahun 2025 di lingkungan proyek Pertamina.

Diketahui, pekerjaan itu dilaksanakan oleh PMC yang disub kontrakan ke PT Nursejati Andhika sesuai Kontrak Nomor PO/001/JAO56077/01/2025 tanggal 21 Januari 2025.

Kontrak tersebut ditanda tangani oleh Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga (PPN), Eduward Adolof Kawi dengan Plt Dirut PT PMC, Agus Sujono.

Namun, ketika terjadi fatality di terminal Balongan, jabatan Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat PT PPN dijabat Hari Purnomo.

Konon kabarnya dari bisik-bisik sesama rekanan, penunjukan subkon pekerjaan tersebut diduga ada ‘cawe cawe’ petinggi PPN dengan PMC.

“Berdasarkan dokumen yang memuat kronologis lengkap terjadinya kecelakaan kerja itu membuat tubuh pekerja itu terpanggang di dalam Groundfit Landfall,” ungkap Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Selasa (13/1/2025) petang.

Oleh sebab itu, Yusri secara tegas meminta manajemen Pertamina dan stake holder lainnya serius mengusut tuntas terjadinya dua kali fatality dalam waktu berdekatan.

Yusri membeberkan, sebagaimana dilansir koran.pikiran-rakyat.com edisi 14 Agustus 2025, seorang pekerja proyek tewas dengan kondisi mengenaskan di dekat kawasan Kilang Balongan, Kabupaten Indramayu. Korban bernama Mohammad Mukmin, warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat Indramayu, terjebak kobaran api yang muncul seusai terjadi ledakan di dalam lubang galian sedalam tiga meter.

Tak pelak, lanjut Yusri, kecelakaan kerja mengakibatkan hilangnya nyawa pekerja atau fatality itu seharusnya menjadikan PMC sebagai perusahaan yang masuk kategori hitam di lingkungan Pertamina.

Sebab, jelas Yusri, di dalam Kontrak Perbaikan SPL SPM 150.000 DWT di Integrated Terminal Balongan, antara PT PPN dengan PT PMC, pada poin 8 di dalam Lampiran G Poin 3 bagian III tentang jenis kinerja yang langsung masuk kategori kelompok merah atau hitam, secara tegas menyatakan bahwa kontraktor terbukti melalui hasil investigasi menyebabkan terjadinya fatality (meninggal dunia) atau kebakaran yang berakibat kerugian lebih atau sama dengan US$ 1 juta atau pencemaran lingkungan melebihi 15 Bbl atau kerugian lain lebih atau sama dengan US$ 1 juta (baik yang berada dalam tanggung jawabnya langsung maupun yang di subcontract-kan), masuk ke dalam kelompok atau kategori hitam.

Tutupi Informasi

Sementara itu, dalam Rilis Media sebelumnya, CERI menyatakan Kecelakaan kerja karyawan PT PMC bernama Akhmad Faroqi yang meninggal dunia pada 29 September 2025 akibat terkena aliran listrik di area tangki P5 Kilang RDMP (RU V) Balikpapan, terkesan kental sengaja ditutupi oleh Pertamina untuk berita media.

“Hal ini tentu telah menimbulkan tanda tanya besar, apa motif di balik keanehan itu? Kasus meninggalnya Akhmad Faroqi ini barulah terungkap pada salinan atau copy dokumen 11 lembar berlogo Danantara dan PT Pertamina (Persero) yang beredar. Dokumen ini dibuat oleh HSSE,” ungkap Yusri.

Tak pelak, lanjut Yusri, kecelakaan kerja tersebut menambah daftar panjang kecelakaan kerja di kilang RDMP Balikpapan, sehingga pengoperasian secara komersial kilang RDMP molor secara tak wajar dan telah menimbulkan kerugian besar bagi Pertamina.(*)

Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Satresnarkoba Polres Konawe Ringkus Dua Pengedar Sabu di Wawotobi

Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal…

12 jam ago

Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Sungai Lalindu Konawe Utara, Kondisi Tak Utuh

Muarasultra.com, Konawe Utara — Warga Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat…

12 jam ago

Pria Paruh Baya di Lambuya Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Umur 4 Tahun ‎

‎Muarasultra.com, KONAWE - Seorang pria paruh baya berinisial RS warga kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe diamankan…

19 jam ago

Dari Tanjung Lalimbue, Wabup Konawe Kukuhkan Kader Pramuka di Tujuh Kecamatan

Muarasultra.com, KONAWE — Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE., M.Si., melantik pengurus Majelis Pembimbing…

20 jam ago

Gerak Cepat Polsek Lambuya Bersama Damkar dan TNI Padamkan Karhutla, Selamatkan Rumah Warga dari Ancaman Kebakaran

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat menangani kebakaran lahan gambut dan pohon…

1 hari ago

Dari Tanjung Lalimbue untuk Persaudaraan, Bupati Konawe: Eratkan Silaturahmi Kokohkan Persaudaraan

Muarasultra.com, KONAWE – Ribuan peserta memadati kawasan Pantai Tanjung Lalimbue, Kecamatan Kapoila, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

2 hari ago