Adventorial

Perwakilan Kantor Pertanahan Konkep Gelar Sidang Gugus Tugas Reforma Agraria Penetapan Objek dan Subjek Redistribusi Tanah Tahun 2024

Muarasultra.com, KONAWE KEPULAUAN – Perwakilan kantor pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) guna membahas penetapan objek dan subjek redistribusi tanah tahun 2024, Selasa (20/2/2024).

Kegiatan ini dihadiri Pejabat Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan Rully Handayani S.H, M.Kn, Pembina Perwakilan Kantah Kabupaten Konkep Ridwan, S.ST (Kabag TU Kanwil BPN Sultra), Kabid Penataan dan Pemberdayaan Abu Bakar, S.SiT, Pimpinan OPD Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai anggota gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Konawe Kepulauan.

Pemerintah daerah Kabupaten Konkep yang diwakili oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Munandar Mucharam selaku Sekretaris Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Konawe Kepulauan mengungkapkan kegiatan ini harus tetap berpedoman pada Peraturan Presiden No 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria.

Oleh karena itu, perlunya sinergitas Tim Gugus Tugas Reforma Agraria dalam mewujudkan percepatan pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Ditempat yang sama Pejabat Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Kepulauan Rully Handayani S.H, M.Kn, menyebutkan Kabupaten Konawe Kepulauan dalam Kegiatan Redistribusi Tanah Tahun 2024 mendapatkan target sejumlah 500 bidang.

Adapun Lokasi redistribusi tanah Kabupaten Konkep yang pertama di Desa/Kelurahan Teporoko, Kecamatan Wawonii Tenggara, Sumber tanah Pelepasan kawasan hutan sebanyak 36 target bidang.

Desa/Kelurahan Bahobubu, Kecamatan Wawonii Timur Laut, sumber tanah merupakan tanah negara lainnya 79 target bidang.

Selanjutnya di Desa/Kelurahan Puurau, Kecamatan Wowonii Timur Laut, sumber tanah pelepasan kawasan hutan sebanyak 129 target bidang.

Desa/Kelurahan Lantula, Kecamatan Wawonii Barat, sumber tanah pelepasan kawasan hutan 90 target bidang.

Desa/Kelurahan Langkowala, Kecamatan Wawonii Barat pelepasan kawasan hutan 83 target bidang.

Desa/Kelurahan Rawa Indah Wawonii TengahTengah, tanah negara lainnya 83, jumlah keseluruhan 500 target bidang.

Kabupaten Konawe Kepulauan dalam Kegiatan Redistribusi Tanah Tahun 2024 mendapatkan target sejumlah 500 bidang.

BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KONAWE No.22/SK- 74.02.NT.02.03/1/2024 Tentang Penetapan Lokasi Kegiatan Redistribusi Tanah Di Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun Anggaran 2024.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Lagi Baring-Baring di Mobil Kawasan Sepi, Sopir Travel Kendari dan Oknum Mahasiswi Didatangi Polisi, Ternyata Bawa Sajam

Muarasultra.com, KENDARI - Seorang sopir travel dan mahasiswi diamankan personel Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari…

14 jam ago

Sinergi Kelembagaan, Kantah Konawe dan Polres Konawe Perkuat Kolaborasi Penanganan Kasus Pertanahan

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kepastian hukum…

15 jam ago

Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Gelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kerja Sama Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menggelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kegiatan Penanganan Akses…

15 jam ago

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Muarasultra.com, ‎Sleman - Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan…

15 jam ago

Pukuli Istri, Pria Ganteng Asal Turki Ditangkap Polresta Kendari

Muarasultra.com, KENDARI — Perselisihan rumah tangga berujung proses hukum di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).…

20 jam ago

Rekomendasi DPRD Tidak Dihitung, Pembangunan Gerai Indomaret Tetap Berjalan, DPD LIRA Konawe Geruduk DLH dan Perindag

Muarasultra.com, KONAWE — Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (DPW LIRA) Konawe menggelar aksi demonstrasi…

20 jam ago