Muarasultra.com, Konawe – Upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba terus diperkuat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Unaaha melalui pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebanyak 21 orang mengikuti pemeriksaan tersebut, terdiri atas 11 pegawai dan 10 warga binaan.
Kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan integritas di lingkungan Rutan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Unaaha, Ariq Triyanto, menilai hasil tersebut sebagai indikator positif dalam upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan dan langkah pencegahan harus terus dilakukan secara konsisten.
“Seluruh hasil tes urine yang negatif merupakan kabar baik bagi kami. Namun, hal ini tidak boleh membuat kewaspadaan menurun. Deteksi dini harus tetap menjadi bagian dari pengawasan rutin agar lingkungan Rutan senantiasa terjaga dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” ujar Ariq.
Pelaksanaan tes urine tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga menjadi bentuk penguatan disiplin dan tanggung jawab bagi seluruh unsur di lingkungan Rutan. Setiap pegawai dan warga binaan diingatkan bahwa upaya menciptakan lingkungan bebas narkoba membutuhkan kepatuhan terhadap aturan serta kesadaran untuk bersama-sama menjaga ketertiban.
Salah seorang petugas, Fredi, menyatakan dukungannya terhadap gerakan mewujudkan Rutan yang bersih dari narkoba. Menurutnya, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, dimulai dari diri sendiri hingga keterlibatan seluruh elemen di lingkungan pemasyarakatan.
“Gerakan bersih narkoba harus menjadi komitmen bersama, bukan sekadar slogan. Kami sebagai petugas mendukung penuh setiap langkah pencegahan dan pengawasan agar Rutan tetap aman, tertib, serta terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ungkap Fredi.
Dukungan tersebut mempertegas bahwa upaya mewujudkan Rutan bersih narkoba memerlukan keterlibatan seluruh jajaran. Konsistensi pengawasan, ketegasan terhadap pelanggaran, serta keteladanan petugas menjadi kunci untuk memastikan upaya pemberantasan narkoba berjalan berkelanjutan.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, KONAWE – Kapolsek Pondidaha, IPTU Amar Asran, S.H., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling bersama masyarakat…
Muarasultra.com, KONAWE - Beredar video insiden fatality di jalur Hauling PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT…
Muarasultra.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengungkap hasil penggerebekan dan pembersihan di…
Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Memasuki kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Lamoen tahun 2026, sosok…
Muarasultra.com, KONAWE – Kapolsek Pondidaha, Iptu Amar Asran, S.H., mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan…
Muarasultra.com, KONAWE - Proyek penanggunglangan banjir sungai Konaweeha milik PJSA di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku,…