Adventorial

Penyaluran UMKM Syarat Nepotisme, Ratusan Warga Lalonona Amonggedo Desak Kades Dicopot

Muarasultra.com, KONAWE – Ratusan warga desa Lalonona, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara menggelar unjuk rasa menuntut pemberhentian Kepala Desa Lalonona, Wagiyanto.

Aksi ini digelar buntut kekecewaan warga atas dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme kepala desa Lalonona selama menjabat.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkap, Kades Wagiyanto diduga melakukan tindakan nepotisme saat menyalurkan bantuan UMKM.

“Yang terima UMKM hampir 80 persen adalah aparat desa. Sedangkan warga setempat yang benar-benar memiliki usaha UMKM tidak dikasi bantuan,” ujar salah satu warga. Rabu (24/9/2025).

Disebutkan, saat bantuan UMKM ini dikucurkan di desa Lalonona, aparat desa setempat berlomba-lomba membuat usaha dadakan sehingga bisa mendapatkan bantuan UMKM.

“Hal inilah yang membuat kami berkesimpulan untuk meminta kepada pemerintah kabupaten agar kepala desa Wagiyanto dicopot dari jabatan kepala desa,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Amonggedo Hj. Megawati saat menemui masa aksi menyampaikan bahwa semua aspirasi masyarakat akan ditampung untuk kemudian disampaikan ke pemerintah kabupaten.

“Tuntutan bapak ibu agar pak Wagiyanto dicopot, jadi aspirasi ini akan kami tampung untuk kami sampaikan ke kabupaten,” sebut Camat Amonggedo.

Sementara itu, Kades Lalonona, Wagiyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan perihal aksi demontrasi tersebut.

“Maaf saya lagi dijalan dari unaaha, mungkin demo soal UMKM,” ujar kades.

Dikonfirmasi soal bantuan UMKM yang diduga disalurkan secara sepihak, Wagiyanto menyebutkan bahwa dana UMKM baru dia terima kemarin dan belum disalurkan.

“Baru kemarin kami terima dan belum disalurkan, adapun penyalurannya akan kami rapatkan kembali siapa-siapa penerima,” ungkapnya.

Terkait, dugaan aparat desa menjadi penerima UMKM, kades Lalonona mengakui bahwa informasi tersebut benar sebab bantuan ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM meskipun aparat desa.

“Iya, bantuan inikan untuk pelaku usaha jadi walupun aparat desa, namun bantuan ini akan kami rapatkan kembali,” tutupnya.

Aksi demontrasi warga desa Lalonona, dikawal Kapolsek Pondidaha IPTU Salim Sainal dan Babinsa.

Laporan : Febri Nurhuda

 

 

admin

Recent Posts

Status Tambang Dipertanyakan, PT NPM Bososi Tak Terdaftar di MODI ESDM dan Diduga Abaikan Proses Perselisihan Buruh

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Polemik ketenagakerjaan yang melibatkan PT Natural Persada Mandiri (PT NPM) Site…

1 hari ago

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Kelurahan Tuoy Unaaha Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten…

1 hari ago

Pamit dalam Pengabdian: Jejak AKBP Noer Alam di Konawe, Dari Menjaga Kamtibmas Hingga Menyatukan Konflik Sosial

Muarasultra.com, KONAWE – Setiap pertemuan pada akhirnya akan berujung pada perpisahan. Namun, ada perpisahan yang…

1 hari ago

Tingkatkan Integritas ASN, Kantah Konawe Ikuti Sosialisasi Pencegahan Judi dan Pinjol Ilegal dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional

Muarasultra.com, KONAWE – Seluruh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menghadiri kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan…

1 hari ago

Dorong Percepatan Program Strategis Nasional dan Pelayanan, Kantah Konawe Ikuti Rapat Koordinasi Bersama Kantor Wilayah BPN Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KONAWE — Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memacu percepatan pelaksanaan program strategis dan…

1 hari ago

Peringatan Disnaker Tak Digubris? FKSPN Seret PT NPM Site Bososi ke Meja RDP

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Dewan Pimpinan Daerah Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (DPD FKSPN) Kabupaten…

2 hari ago