Berita

Pemdes Kumapo Gelar Gerakan PSN 3M Plus, Cegah Penyebaran Kasus DBD

Muarasultra.com, Konawe – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Hingga Mei 2025, tercatat 56.269 kasus dengan angka kematian mencapai 250 jiwa. Data Kementerian Kesehatan itu menunjukkan penyebaran DBD sudah terjadi di seluruh 34 provinsi, dengan korban meninggal tersebar di 24 provinsi.

Melihat kondisi tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan instruksi kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk segera melaksanakan Gerakan Bersama Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus.

Instruksi itu tertuang dalam surat bernomor 400.5.7/4800/Bangda yang ditandatangani Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Restuardy Daud, pada Kamis (7/8/2025).

“Kasus DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kesakitan dan kematian yang cukup tinggi serta berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB),” tulis Kemendagri dalam surat edaran tersebut.

Gerakan PSN 3M Plus sendiri merupakan metode sederhana dan murah untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus DBD. Tiga langkah utama yang ditekankan yaitu:

1. Menguras dan menyikat tempat penampungan air;
2. Menutup rapat tempat penampungan air;
3. Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk.

Sementara langkah tambahan (Plus) mencakup berbagai upaya seperti menaburkan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk (sereh, zodia, lavender, geranium), hingga menggunakan obat anti nyamuk dan kelambu.

Sebagai tindak lanjut atas instruksi ini, Pemdes Kumapo, Kecamatan Abuki bergerak cepat melakukan kegiatan pembersihan pekarangan rumah dan beberapa tempat yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

Plt Kades Kumapo, Irawati, S.Si mengatakan pencegahan kasus DBD bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun perlu melibatkan semua elemen masyarakat.

“Sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi ini, kami bersama aparat dan masyarakat desa Kumapo melakukan bersih-bersih pekarangan guna menekan perkembangbiakan nyamuk Aedes,” ujarnya.

Plt Kades Kumapo inipun berharap agar peran PKK dan kader kesehatan yang berada di desa benar-benar berfungsi agar upaya pencegahan DBD bisa lebih masif dan efektif.

Laporan : Febri Nurhuda

 

admin

Recent Posts

Kapus Tongauna Jelaskan Kronologi Rujukan Pasien, Didampingi Bidan, Ibu dan Bayi Pasien Selamat ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tongauna, Kabupaten Konawe, Santi, S.KM, memberikan penjelasan…

1 jam ago

KMSJ Kepung Bareskrim dan Kejagung, Desak Penindakan PT Palmina Terkait Lima Putusan MA

Muarasultra.com, JAKARTA – Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta (KMSJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung…

3 jam ago

Buntut Kisruh Matarape, Mahasiswa Sultra Desak Aparat Usut Dugaan Pelanggaran PT Askon

Muarasultra.com, JAKARTA – Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra)-Jakarta kembali menggelar aksi demonstrasi Jilid II di…

15 jam ago

Resmikan Sampara Raya Cup I, Wabup Konawe Tegaskan Harus Jadi Ajang Sportivitas, Bukan Arena Adu Jotos

Muarasultra.com, KONAWE – Kejuaraan sepak bola Sampara Raya Cup I resmi digelar, Senin (19/10/2026). Kompetisi…

16 jam ago

SAHI Laporkan Dugaan Pengrusakan Hutan Mangrove PT Ifishdeco di Konsel, Perusahaan: Hanya 0,25 Hektare, IPPKH Ada

Muarasultra.com, JAKARTA - Dugaan kerusakan lingkungan di kawasan hutan lindung mangrove di Desa Wadonggo, Kecamatan…

18 jam ago

Wakapolres Konawe Utara Pimpin Gatur Pagi Serentak Bersama Polsek Jajaran, Optimalkan Kamseltibcar Lantas

Muarasultra.com, Konawe Utara — Instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) personel Polri hadir di tengah…

24 jam ago