Pastikan Harga Pangan Stabil, Disperidagkop Konawe Lakukan Operasi Pasar dan Outlet Modern

oleh -379 Dilihat
oleh
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten (Disperidagkop) Kabupaten Konawe, Muh Nur.

Muarasultra.com, KONAWE – Dinas Perindustrian, perdagangan dan Koperasi (Disperidagkop) Kabupaten Konawe lakukan operasi Pasar dan outlet modern (minimarket).
Operasi ini bertujuan untuk mengecek dan memastikan harga pangan dalam kondisi stabil.

Kepala dinas Perindagkop Kabupaten Konawe Muh Nur mengungkapkan operasi Pasar dan outlet modern ini dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dengan tujuan untuk memastikan harga-harga bahan makanan stabil.

“Setiap 3 bulan sekali kami melakukan operasi Pasar, tujuannya untuk mengecek dan memastikan harga-harga pangan seperti beras, gula pasir, tepung dan lainnya dalam kondisi stabil,” ujar Muh Nur saat dijumpai diruang kerjanya, Rabu (22/5/2024).

Kata dia, operasi ini menjadi penting guna menekan terjadinya inflasi akibat melambungnya harga-harga pangan di pasar-pasar tradisional ataupun di outlet modern.

“Lebih penting lagi untuk menekan laju inflasi, apalagi saat ini kita menghadapi lebaran idul adha tentu saja perlu kita pantau apakah ada kenaikan harga, alhamdulillah saat ini harga-harga pangan masih stabil, seperti harga daging sapi dikisaran Rp. 140.000 per kilo masih stabil,” tambahnya.

Eks Kepala dinas Pemuda, olahraga dan pariwisata (Disporapar) Konawe ini menambahkan operasi pasar juga bertujuan untuk mengetahui kelayakan kondisi pasar rakyat.

“Kalau kita temukan kondisi pasar tidak layak bisa kita usulkan untuk perbaikan,” tambahnya.

Selanjutnya untuk outlet modern, Disperidagkop memastikan kondisi barang dagangan layak untuk dijual. Pemeriksaan tanggal produksi dan kadaluwarsa serta kondisi produk.

Kata Muh Nur, jika ditemukan produk yang tidak layak untuk dijual atau salah penempatan pajang maka disperidagkop akan melakukan penarikan barang atau produk.

“Untuk outlet modern, selain tanggal kadaluwarsa kita juga memastikan barang atau produk yang dipajang layak untuk dijual, contoh minuman yang kemasannya sudah penyok atau berubah sudah tidak layak dijual karena komponen bahan yang ada dalam makanan tersebut sudah berubah dan tentunya membahayakan konsumen,” tutup Muh Nur.

Mantan Camat Pondidaha inipun berharap agar masyarakat bijak dalam berbelanja bahan makanan, jika menemukan barang atau produk makanan yang tidak layak untuk dijual untuk segera disampaikan kepada disperidagkop konawe.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.