Berita

MBG Tanpa Nasi di Uepai Sesuai Standar Gizi, Mi Keras Disebut Pengganti Karbohidrat

Muarasultra.com, KONAWE – Sebelumnya beredar video keluhan siswa dan guru di SD 3 Ameroro tentang menu makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan oleh Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Dalam unggahannya, siswa dan guru menunjukkan talang MBG tanpa nasi, dan hanya berisi ayam suir, mie, buah jeruk dan kacang.

Salah satu guru menyebut makanan ini tidak layak diberikan kepada anak sekolah, pasalnya menu yang diberikan tidak memenuhi standar makanan anak.

“Mohamma ini MBG, nda ada nasinya ini,” ujar pria yang merekam video ini.

“Nda ada, tiap hari begini,” ujar Salah satu siswi.

“Dapur dimana ini? Di Uepai, Tamesandi,” Katanya.

Salah seorang guru juga menimpali. “Baru ini dela minya keras he, nda layak dimakan sama anak-anak. Baru jeruknya kecut,” ucapnya kecewa.

Menanggapi keluhan ini, Dandy selaku penanggung jawab SPPG Tamesandi menjelaskan bahwa menu makan siang yang diberikan kepada siswa SD 3 Ameroro sudah dirancang oleh ahli gizi dan memenuhi standar gizi yang diperlukan.

“Mie yang diberikan bukanlah masalah, tapi kesalahpahaman dalam memahami menu makan siang,” ujarnya, melansir berita perskpknews.com.

Dandy juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan kunjungan ke sekolah dan memberikan edukasi kepada guru-guru dan siswa tentang pentingnya memahami menu makan siang.

“Kami sudah memberikan penjelasan kepada guru-guru dan siswa bahwa mie mengandung karbohidrat dan tidak perlu ditambahkan nasi,” tambahnya.

Ia juga membantah tuduhan bahwa makanan mie diberikan setiap hari. “Saya baru 2 hari memberikan mie, sebelumnya kami memberikan nasi,” tegasnya.

Viralnya menu MBG SDN Ameroro menambah daftar panjang catatan buruk pelayanan MBG di Kabupaten Konawe.

Program yang seharusnya menjadi sarana pemenuhan gizi anak-anak justru kerap diakali oleh oknum SPPG untuk meraup keuntungan pribadi dengan memberikan menu yang tidak layak.

Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Dibantu Polres Konawe, Sengketa Lahan PT SJAP dan Masyarakat di Wonggeduku Berujung Kesepakatan Damai ‎

Muarasultra.com, KONAWE — Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif terus…

3 jam ago

Banggar DPRD Konawe Bahas KUA-PPAS Perubahan 2026, Pendapatan Daerah Diusulkan Naik Rp47 Miliar

Muarasultra.com, KONAWE – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Konawe menggelar rapat konsultasi pembahasan Rancangan Kebijakan…

4 jam ago

Tingkatkan Kualitas SDM, Tiga Aparatur Kantor Prtanahan Kabupaten Konawe Ikuti Uji Kompetensi CBT di Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe mengikutsertakan jajarannya dalam agenda Uji Kompetensi Jabatan Fungsional…

4 jam ago

Dukung Percepatan Reforma Agraria, Kantah Konawe Berpartisipasi dalam Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026

Muarasultra.com, KONAWE - Jajaran pimpinan Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menghadiri Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma…

5 jam ago

Upaya Terbit Sertipikat Pengganti, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Gelar Pengambilan Sumpah Sertipikat Hilang

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menggelar kegiatan pengambilan sumpah terkait permohonan sertipikat hilang…

5 jam ago

Jamin Kepastian Hukum, Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Terbitkan Pengumuman Sertipikat Tanah Hilang

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe secara resmi menyampaikan pengumuman terkait sertipikat hak atas…

5 jam ago