Muarasultra com, KONAWE – Konsorsium aktivis dan Non Government Organization atau NGO Kabupaten Konawe memberikan apresiasi ke DPRD Kabupaten Konawe atas usulan calon Penjabat Bupati Konawe yang telah disampaikan ke publik.
Ketua DPW Projamin Sultra Hendryawan Muhctar mengatakan pihaknya mendukung dan mengapresiasi DPRD Konawe atas prose penjaringan PJ Bupati Konawe yang selektif dengan merekomendasikan tiga nama terbaik yang dimana salah satunya adalah ada nama Harmin Ramba sebagai putra daerah asli Kabupaten Konawe.
Sementara itu, Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Konawe Tasman, S.Pd, menyebutkan bahwa dirinya sangat menyayangkan apabila yang bakal menjadi PJ Bupati Konawe sosok yang tidak paham tentang situasi yang ada di Kabupaten konawe.
Senada dengan hal itu, Ketua DPW Lentera Indepeden Pemerhati Aspirasi Nusantara (LIPAN) Sultra, Satriadin, S.Pd menegaskan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memprioritaskan Harmin Ramba sebagai PJ Bupati Konawe.
“Harmin Ramba orang asli Konawe, paham kondisi di Konawe dan Birokrasi murni yang bisa memperbaiki kondisi birokrasi di Konawe yang memprihatinkan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW LSM Bangsa Anti Korupsi Tani Indonesia (BAKTI) Sultra, Jasmilu, S.Sos, sangat mengapresiasi Gubernur Sulawesi Tenggara serta Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara karena telah memberikan rekomendasi usulan PJ Bupati Konawe kepada Harmin Ramba, SE, MM.
“Menurut saya usulan tersebut sangat tepat karena beliau sangat paham tentang tatanan sistem birokrasi yang ada di Kabupaten Konawe,” ucapnya.
Sedangkan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus (Lidik Krimsus) Republik Indonesia, Sulawesi Tenggara (Sultra), Aljumatul Muttakin, SH mengaku usulan DPRD Konawe seharusnya di berikan support.
“Justru sebaiknya di support, karena beliau (Harmin Ramba – Red) adalah salah satu kader terbaik di Konawe. Yang nota benenya adalah putra daerah asli kabupaten konawe yang lahir dan mulai berkarir di lingkup birokrasi pemerintah daerah Konawe selama kurang lebih 14 tahun lamanya,” kata Aljum sapaan akrab ketua Lidik Krimsus Sultra.
Perihal adanya aksi penolakan di DPRD Konawe, pagi tadi, Aljum mengaku gerakan tersebut syarat kepentingan dan terkesan di politisasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, Konawe Utara - Keberadaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Konasara kembali menjadi sorotan publik. Sejak…
Muarasultra.com, JAKARTA – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menonaktifkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rumah Tahanan…
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…