Ketua DPRD Konawe Geram Jalan Poros Kapoiala Tak Kunjung di Aspal

Muarasultra.com, KONAWE – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Ardin geram mendengar pekerjaannya jalan Poros Kecamatan Kapoiala tak kunjung di aspal oleh dinas PUPR Kabupaten Konawe.

Ardin mengatakan dirinya sangat kecewa dan menyesal sikap Pemda Konawe yang tidak hati-hati dan selektif memilih kontraktor untuk sebuah pekerjaan.

“Menyikapi aspirasi masyarakat Kapoiala, sata menyesalkan sikap pemerintah daerah yang tidak hati-hati dalam merencanakan dan memilih kontraktor yang akan melakukan kontrak pekerjaan jalan,” jelas Ardin, Rabu (4/10/2023).

Warga Kapoiala tutup akses jalan imbas pekerjaan pengaspalan jaln tak kunjung terlaksana.

Ardin menjelaskan anggaran pekerjaan jalan Kapoiala bukan peningkatan jalan namun dengan pengaspalan karena sumber anggaran yang digunakan adalah DAK atau dana alokasi khusus yang harus digunakan sebaik-baiknya untuk masyarakat.

“Dananya ada DAK, sumbernya jelas kenapa kemudian tidak diselesaikan,” tanya Ardin.

Kalaulah Pemerintah memutus kontrak pekerjaan kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan, berarti pemerintah lalai saat memilih ataupun menentukan kontraktor.

“Kalau sudah seperti ini yang dikorbankan masyarakat kita, setiap hari harus mandi debu,” ungkapnya.

Warga Kapoiala protes jalan tak kunjung di aspal.

Anggota DPRD 5 periode ini pun menegaskan agar pemerintah tidak melemparkan persoalan ini kepada kontraktor, sedari awal seharusnya hal ini direncanakan sebaik mungkin agar setiap pekerjaan diselesaikan sesuai harapan masyarakat.

Terpisah Kepala bidang Bina Marga Kabupaten Konawe, Reza menjelaskan bahwa pekerjaan pengaspalan di Kapoiala dikerjakan oleh CV Antazena.

Pekerjaan CV Antazena dihentikan karena pihak pihak kontrakor tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yg di berikan.

Adapun untuk kelanjutan pekerjaan jalan tersebut akan dilakukan mekanisme lelang pekerjaan pada tahun 2024.

“Mekanismenya harus dianggarkan di tahun 2024, terkait persoalan kebijakan anggaran itu bukan kewenangan saya untuk menjawab,” ujar Reza saat dikonfirmasi via telepon.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Diduga Lakukan Penyalahgunaan BBM, Dua Unit Mobil PT Nusa Energy Rinjani Diamankan

Muarasultra.com, KONAWE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Konawe mengamankan dua unit kendaraan pengangkut bahan…

35 menit ago

Tebang Pilih Kasus Dugaan Tambang Ilegal di Sultra

Muarasultra.com, KENDARI - Kinerja Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri kembali menuai sorotan. Aparat Penegak…

1 jam ago

Sejumlah Pejabat di Konawe Keluar Masuk Ruang Penyidik Gegara Dugaan Korupsi Uang Makan Minum

Muarasultra.com, KONAWE - Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran makan dan minum Bupati Konawe…

3 jam ago

Perkuat Ketahanan Pangan, Kantor Pertanahan Konawe Kawal Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe, Rully Handayani, S.H., M.Kn., menerima kunjungan Direktur…

3 jam ago

Wakapolri Resmikan Jembatan Perintis “Dhira Brata” Wujud Instruksi Presiden Prabowo

Muarasultra.com, Kolaka, Sulawesi Tenggara — Di tengah kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi…

3 jam ago

UPP Kelas I Molawe Gelar Apel Pagi Perkuat Disiplin Pegawai

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar apel pagi rutin, Senin, 20 April…

7 jam ago