Berita

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Dukungan terhadap Proses Hukum Kasus di Kantah Kota Serang

Muarasultra.com, ​Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menanggapi pemberitaan mengenai penahanan dan penetapan tersangka terhadap mantan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Serang beserta sejumlah jajaran terkait dugaan tindak pidana korupsi. Kementerian ATR/BPN menegaskan akan menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami prihatin atas peristiwa ini. Kementerian ATR/BPN menghormati proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum dan akan bersikap kooperatif guna mendukung penegakan hukum yang objektif dan transparan,” ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Ardian, saat ditemui di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (21/05/2026).

Sebagai tindak lanjut, Kementerian ATR/BPN juga telah mengambil langkah administratif terhadap enam pegawai dimaksud. “Untuk mendukung kelancaran proses hukum dan menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat, keenam pegawai tersebut telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya,” jelas Shamy Ardian.

Kepala Biro Humas dan Protokol menambahkan, seluruh hak kepegawaian tetap diberikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk hak pendampingan hukum sebagai bagian dari hak administratif ASN.

Kementerian ATR/BPN menegaskan dugaan perbuatan yang sedang diproses hukum ini merupakan tanggung jawab individual dan tidak mencerminkan komitmen institusi yang terus mendorong tata kelola pertanahan yang profesional, transparan, dan berintegritas. Shamy Ardian memastikan bahwa pelayanan pertanahan di Kantah Kota Serang tetap berjalan sebagaimana mestinya sehingga masyarakat tetap memperoleh pelayanan secara optimal.

Lebih lanjut, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid telah menerima laporan terkait kasus tersebut dan meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek pengawasan serta penguatan sistem pelayanan.

“Bapak Menteri menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi momentum perbaikan dan penguatan pengawasan internal agar pelayanan pertanahan semakin bersih, profesional, dan akuntabel,” tutup Shamy Ardian. (LS/JR)

#KementerianATRBPN

 

admin

Recent Posts

Rafika Grub Morosi Jawara UFC Volly Ball Seri-2

Muarasultra.com, KONAWE – Rafika Grup Morosi sukses merebut gelar juara UFC Volleyball Cup II setelah…

1 jam ago

Cara Kejati Sultra Bantu Rakyat, Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Konawe Selatan

‎Muarasultra.com, KONSEL – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, meninjau pelaksanaan program…

2 jam ago

Dzaky Muhammad Mirza Siswa SMP IT Al Ishlah Juara 1 Lomba Mendongeng Tingkat Provinsi Sultra

Muarasultra.com, KONAWE - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Konawe, Dzaky Muhammad…

4 jam ago

Gerak Cepat, Polsek Pondidaha Amankan Perempuan Diduga ODGJ Usai Bacok Pria di Hongoa

Muarasultra.com, KONAWE – Kepolisian Sektor (Polsek) Pondidaha, Polres Konawe, mengamankan seorang perempuan yang diduga mengalami…

5 jam ago

DPD PKS Konawe Lantik 35 Duta Tani, Dorong Kemandirian Pangan dari Rumah Tangga

Muarasultra.com, KONAWE – Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Konawe, melaksanakan Sekolah…

5 jam ago

Suami di Kendari Dilabrak Istri di Kamar Indekos Bersama Perempuan Sexy: Sudah Adami Surat Ceraita

Muarasultra.com, KENDARI - Seorang suami di kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dilabrak istri sah…

6 jam ago