Berita

Jalan Langgikima Hancur, Sopir Travel: Hasil Narik Habis Untuk Perbaiki Mobil, Perusahaan Tambang Disini Tidak Berguna

Muarasultra.com, LANGGIKIMA – Kesabaran para sopir travel di Langgikima sudah di ubun-ubun. Jalanan yang setiap hari mereka lalui kini tak ubahnya kubangan kerbau. Bukan cuma bikin repot, jalan rusak ini sudah merampas hak hidup para sopir dan keluarga.

‎​Tasdin, Ketua Travel Wilalang, yang beralamat di Desa Polora Indah, angkat bicara dengan nada berang. Ia menegaskan bahwa kerusakan jalan di Langgikima bukan lagi rahasia umum, melainkan dampak nyata dari arogansi perusahaan tambang yang membiarkan infrastruktur hancur setelah dilewati armada berat mereka setiap hari.

‎​”Kami ini sopir, bukan orang kaya. Setiap hari kami ‘disiksa’ sama jalan rusak ini. Mobil kami itu alat cari makan, bukan alat buat hancur di jalan. Tapi lihat saja, mau LV, Dump Truck, sampai Tronton raksasa milik perusahaan, semua lewat di situ tanpa rasa bersalah sedikit pun pas lihat jalan hancur karena ulah mereka,” ujar Tasdin dengan nada tinggi.

‎​Tasdin menyoroti kontras yang sangat tajam antara keuntungan perusahaan dengan kondisi jalan yang ada. Menurutnya, perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di Langgikima hanya memikirkan target produksi, namun abai terhadap tanggung jawab sosial, khususnya perbaikan jalan umum.

‎​”Jangan pura-pura buta. Itu jalan hancur karena beban berat dari mobil perusahaan kalian. Masa iya kami yang tiap hari setor keringat harus nombok terus buat ganti shockbreaker, ganti ban, sampai turun mesin gara-gara jalan yang kalian rusak? Hasil narik penumpang cuma numpang lewat di kantong, habis di bengkel gara-gara jalanan kayak Jerawat!” tegasnya.

‎​Bagi Tasdin, alasan keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak boleh menjadi tameng bagi perusahaan untuk lepas tangan. Ia menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji atau tambal sulam yang tidak tahan lama.

‎​”Kami tidak bicara soal teori. Kami bicara soal perut keluarga. Kalau perusahaan masih punya nurani, segera perbaiki jalan ini. Jangan sampai kami yang turun sendiri menutup akses kalau kalian terus-terusan tuli. Langgikima ini tanah kami, jangan sampai kami cuma jadi penonton di atas debu dan jalan rusak yang kalian ciptakan,” pungkasnya.

‎​Tasdin mewakili seluruh rekan-rekan sopir travel di Langgikima menyatakan tidak akan tinggal diam. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pihak perusahaan untuk melakukan perbaikan permanen, ia memastikan masyarakat akan mengambil langkah yang lebih tegas.


‎Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Jelang HUT RI ke-81, Satlantas Polres Konut Survei dan Petakan Rekayasa Lalu Lintas

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe Utara melakukan survei dan koordinasi…

10 jam ago

Satreskrim Polres Konut Geledah Kantor DPMD Konawe Utara, Sejumlah Dokumen Diamankan ‎

Muarasultra.com, Konawe Utara — Satuan Reserse Keiminal (Satreskrim) Polres Konawe Utara telah melakukan Penggeledahan bertempat…

10 jam ago

Konawe Dapat Kucuran Rp115,87 Miliar DBH dari Pemerintah Pusat, Terbesar Kedua di Sultra

Muarasultra.com, KENDARI - Pemerintah Pusat resmi menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026…

11 jam ago

Drama Semifinal Bola Mini Konawe: PGRI Singkirkan TPHP Lewat Adu Penalti, Tantang BLUD RSUD di Final ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Babak semifinal Turnamen Bola Mini antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Konawe dalam…

12 jam ago

Konsorsium Aktivis dan Mahasiswa Tagih Janji Kajari Konawe Soal Penetapan Tersangka Kasus Dana Insentif Bapenda ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Konsorsium aktivis dan mahasiswa kembali mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan dana…

16 jam ago

Dinas PUPR Konawe Pastikan Pembangunan Pagar Rupbasan Kejari Berjalan Sesuai Spesifikasi ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Konawe memastikan pekerjaan pembangunan…

17 jam ago