Berita

IPPMATA Desak Kejari Periksa Kades dan Sekdes Tapuemea Atas Dugaan Pungli

Muarasultra.com, KONAWE UTARA – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tapunggaya Tapuemea Tapunopaka (IPPMATA) Kabupaten Konawe Utara (Konut), mendesak Kejaksaan Negeri atau Kejari agar memeriksa Kepala Desa (Kades) Tapuemea inisial GU dan Sekretaris Desa (Sekdes) berinisial FE, atas dugaan pungutan liar atau pungli dana pemberdayaan pemuda dan masyarakat.

Ketua IPPMATA Konut, Jery Novriwansyah saat dikonfirmasi Kendariinfo menjelaskan, sebelum terjadinya dugaan pungli pada tanggal 16 Mei 2023, IPPMATA Konut dan perusahaan PT Cinta Jaya telah membuat perjanjian. Perjanjian itu dituangkan dalam berita acara.

Lanjutnya, didalam berita acara tersebut berbunyi permintaan pemberdayaan Perusahaan Bongkar Muat atau PBM lingkar tambang dalam hal ini Desa Tapunggaya dan Tapuemea. Hasilnya, agar kontraktor yang berada di PT Cinta Jaya memberdayakan PBM di dua desa tersebut.

“Poin pertama itu menyepakati Rp. 500/MT dari semua kontraktor PT Cinta Jaya. Maksudnya, setiap volume tongkang di kali 500. Poin kedua yaitu pembayaran dilakukan oleh PT Cinta Jaya tiap tanggal 1 atau 2 di awal bulan,” jelasnya, Kamis (6/7/2023).

Seiring berjalannya waktu ungkap Jery, PT Cinta Jaya mulai merealisasikan pemberdayaan tersebut sesuai janji yang tertuang di berita acara. Akan tetapi pemerintah desa Tapuemea dalam hal ini Kades seakan-akan ikut campur. Meski begitu, Jery menilai, terlibatnya pemerintah desa tersebut dikarenakan mengambil separuh dana pemberdayaan.

“Padahal didalam berita acara hanya sekdes yang ada di dalamnya namun herannya saya mengapa sampai kepala desa ikut campur, padahal jelas- jelas di berita acara tersebut merupakan pemberdayaan PBM bukan pemberian kompensasi namun kepala desa memberikan pernyataan seakan-akan sama dengan konpensasi.” terangnya.

 

Kemudian anehnya kata Jery, saat pembagian dana pemberdayaan sebesar Rp. 105 juta Rabu (5/7) kemarin, Kades dan Sekdes tersebut malah mengambil keuntungan sebesar 50% dan memberi sebagiannya lagi ke pemuda dan masyarakat.

“Kalau ditotalkan mereka mengambil itu 52 juta 500 ribu. Padahal kami yang membuat kesepakatan, dan mereka tiba-tiba mengambil dana tersebut tanpa kita ketahui apa payung PBM mereka” kata Jerry.

Bingungnya lagi beber Jery, uang yang diambil Kades dan Sekdes harus dipertanyakan, padahal dalam berita acara kami pemuda dan masyarakat yang dipercayakan.

“Jadi kami heran uang itu mereka kemanakan dan untuk siapa. Kenapa harus diambil 50%,” bebernya.

Atas kejadian itu Jery selaku ketua IPPMATA Konut mendesak Kejari untuk memeriksa Kades dan Sekdes atas dugaan pungutan liar itu.

“Kami meminta Kejari untuk segera memeriksa kedua oknum tersebut yang telah mengambil dana pemberdaya perusahan bongkar muat. Sedangkan kami juga masih menyimpan uang tersebut guna keperluan barang bukti, dan kami tidak bongkar dana itu,” tegas Jery.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Lagi Baring-Baring di Mobil Kawasan Sepi, Sopir Travel Kendari dan Oknum Mahasiswi Didatangi Polisi, Ternyata Bawa Sajam

Muarasultra.com, KENDARI - Seorang sopir travel dan mahasiswi diamankan personel Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari…

7 jam ago

Sinergi Kelembagaan, Kantah Konawe dan Polres Konawe Perkuat Kolaborasi Penanganan Kasus Pertanahan

Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan kepastian hukum…

8 jam ago

Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe Gelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kerja Sama Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria ‎

Muarasultra.com, KONAWE - Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menggelar Rapat Ekspose dan Penandatanganan Kegiatan Penanganan Akses…

8 jam ago

Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta Sekaligus Memahami Manusia

Muarasultra.com, ‎Sleman - Gubernur D.I. Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menilai Indonesia membutuhkan insan pertanahan…

8 jam ago

Pukuli Istri, Pria Ganteng Asal Turki Ditangkap Polresta Kendari

Muarasultra.com, KENDARI — Perselisihan rumah tangga berujung proses hukum di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).…

13 jam ago

Rekomendasi DPRD Tidak Dihitung, Pembangunan Gerai Indomaret Tetap Berjalan, DPD LIRA Konawe Geruduk DLH dan Perindag

Muarasultra.com, KONAWE — Dewan Pimpinan Wilayah Lumbung Informasi Rakyat (DPW LIRA) Konawe menggelar aksi demonstrasi…

14 jam ago