Muarasultra.com, BOMBANA – Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, S.P., meminta Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam kepanitiaan Kafilah Bombana pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe.
Desakan itu disampaikan Iskandar usai mengikuti rapat paripurna persetujuan pengesahan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bombana, Senin (29/06/2026).
Rapat tersebut dihadiri Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II), serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Bombana.
Pernyataan Iskandar muncul setelah iring-iringan kendaraan Kafilah Bombana menjadi sorotan publik di media sosial. Dekorasi salah satu kendaraan yang digunakan rombongan dinilai sejumlah warganet menyerupai mobil pengantar jenazah. Konten tersebut kemudian viral dan menuai beragam komentar yang dinilai mencoreng citra daerah.
Menurut Iskandar, persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebagai hal sepele. Baginya, setiap penampilan resmi yang membawa nama Kabupaten Bombana harus dipersiapkan secara matang karena menjadi representasi wajah daerah di hadapan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi secara menyeluruh. Pemerintah daerah perlu meninjau siapa saja yang terlibat dalam kepanitiaan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegas Iskandar.
Ia menilai, evaluasi bukan untuk mencari kambing hitam, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dalam memperbaiki tata kelola penyelenggaraan kegiatan yang membawa nama daerah.
Lebih lanjut, Iskandar menegaskan bahwa Kabupaten Bombana memiliki kapasitas yang tidak kalah dibandingkan daerah lain di Sulawesi Tenggara. Kekayaan sumber daya alam yang melimpah, potensi ekonomi yang besar, hingga kualitas sumber daya manusia, menurutnya, merupakan modal yang seharusnya tercermin dalam setiap penampilan dan penyelenggaraan kegiatan resmi.
“Bombana adalah daerah yang kaya. Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa, sumber daya manusia yang mampu bersaing, dan potensi besar di berbagai sektor. Karena itu, jangan sampai hal-hal yang sebenarnya bisa diantisipasi justru menciptakan kesan yang tidak baik terhadap daerah kita,” ujarnya.
Iskandar berharap momentum ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh organisasi perangkat daerah maupun panitia kegiatan agar lebih profesional, teliti, dan memperhatikan setiap detail dalam pelaksanaan agenda yang membawa nama Kabupaten Bombana.
Menurutnya, membangun citra daerah tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik dan keberhasilan program pemerintah, tetapi juga melalui hal-hal yang tampak sederhana, seperti penampilan kontingen, penyambutan tamu, hingga kesiapan pelaksanaan acara resmi.
“Nama baik Bombana adalah tanggung jawab bersama. Jangan biarkan kerja keras membangun daerah tertutupi oleh persoalan yang sebenarnya dapat dicegah dengan perencanaan dan pengawasan yang lebih baik,” pungkasnya.
Pernyataan Ketua DPRD tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa lembaga legislatif menginginkan adanya pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola penyelenggaraan kegiatan daerah.
Evaluasi yang objektif diharapkan tidak hanya menjadi respons atas polemik yang berkembang, tetapi juga menjadi pijakan untuk menghadirkan kontingen dan kegiatan resmi yang lebih profesional, berkelas, serta mampu mencerminkan martabat Kabupaten Bombana di setiap ajang yang diikuti. (Sumber : kibar.news)
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, KENDARI — Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Konawe menghadiri acara Sosialisasi Penyusunan Data Tanah Instansi…
Muarasultra.com, Konawe Utara – Turnamen Tenis Lapangan Kapolres Konawe Utara Cup dalam rangka memperingati Hari…
Muarasultra.com, SURAKARTA – Unaaha FC Konawe, Sulawesi Tenggara, mengawali perjuangannya di babak delapan besar dengan…
Muarasultra.com, KONUT - Keresahan mendalam yang belakangan ini menguras energi para orang tua murid penerima…
Muarasultra.com, KONAWE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe mulai mendalami dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Stadion…
Oleh: Dr. Edison, SH.MH. C.L. (Dosen Praktisi & Anggota Bidang Hukum Polri) Muarasultra.com, KONAWE…