Muarasultra.com, KENDARI – Imran, pria yang mengaku sebagai anggota Polisi saat live Tiktok bersama beberapa wanita menyampaikan permohonan maaf kepada Institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Modus Imran mengaku sebagai anggota Polisi yang bertugas di Polsek Ranomeeto adalah untuk memikat perempuan.
”Alasan saya mengaku anggota kepolisian adalah untuk memikat hati perempuan,” ujar Imran.
Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Jika itu terjadi Imran bersedia menjalani proses hukum dan menjalani penuntutan.
”Sekali lagi saya meminta maaf kepada institusi Polri terutama Polsek Ranomeeto, Polresta Kendari dan masyarakat Sulawesi Tenggara,” demikian disampaikan Imran dalam sebuah video klarifikasi di Mapolsek Ranomeeto.
Imran tidak ditahan, Imran hanya memberikan klarifikasi dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Sebelumnya, Imran diamankan anggota Polsek Ranomeeto setelah video live tiktok miliknya bersama 4 perempuan viral di media sosial.
Dalam video tersebut Imran mengaku anggota polisi yang bertugas di Polresta Ranomeeto angkatan 2017.
Namun, niat hati memikat perempuan justru membuat Imran harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, Konawe Utara — Instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) personel Polri hadir di tengah…
Muarasultra.com, KONAWE – Akses pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus menjadi perhatian Rumah…
Muarasultra.com, KONAWE – Wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat ditunjukkan oleh Kapolres Konawe, AKBP Edi…
Muarasultra.com, JAKARTA - Praktik kejahatan lingkungan berskala sistematis di sektor pertambangan nikel kembali mencuat ke…
Muarasultra.com, KONAWE – Komitmen Polres Konawe bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe dalam memberantas…
Muarasultra.com, JAKARTA – Kejaksaan Agung menetapkan PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) Tbk sebagai tersangka…